Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dipicu Cuaca Panas, Stockpile PT PRC Teluk Bayur Membara

Novitri Selvia • Senin, 25 Januari 2021 | 09:21 WIB
Para petugas berjibaku memadamkan api yang membakar area penumpukan batu bara PT PRC yang berada di kawasan PT Pelindo II Teluk Bayur, kemarin (24/1). (IST)
Para petugas berjibaku memadamkan api yang membakar area penumpukan batu bara PT PRC yang berada di kawasan PT Pelindo II Teluk Bayur, kemarin (24/1). (IST)
Waspada cuaca panas, karena bisa memicu kebakaran. Area penumpukan (stockpile) batu bara PT Padang Raya Cakrawala (PRC) yang berada di kawasan PT Pelindo II Teluk Bayur, Kelurahan Gaung, Kecamatan Padang Selatan, terbakar sekitar pukul 15.21, kemarin (24/1).

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, dugaan sementara kebakaran dipicu karena cuaca terlalu panas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara total kerugian material yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan pihak terkait.

Staf Humas PT Pelindo II Budi Susprianto menjelaskan, area yang terbakar merupakan tempat menyimpan batu bara dan cangkang sebagai bahan bakar utama untuk pemanasan CPO.

Dia menduga, karena kondisi cuaca terlalu panas, batu bara dan cangkang tersebut terbakar. Namun, tidak ada alat yang terbakar karena lokasi kebakaran cukup jauh dari area tangki. “Selain itu, peristiwa kebakaran ini juga tidak mempengaruhi produksi,” kata Budi, kemarin siang (24/1).

Hal senada disampaikan Deputi General Manager Komersial PT Pelindo II Hendri Adolf. Dia menyampaikan tidak ada alat yang terbakar akibat kebakaran tersebut. “Korban jiwa juga tidak ada. Sementara total kerugian belum tahu karena jumlah material yang terbakar belum tahu kita,” sebut Hendri.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Basril menyampaikan, pihaknya mendapat informasi terjadinya kebakaran sekitar pukul 15.21.

Mendapat laporan tersebut, Dinas Damkar Padang segera menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan sebanyak 12 unit armada dan 120 personel pemadam kebakaran Dinas Damkar Padang.

“Proses pemadaman berlangsung selama hampir 3 jam lebih. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini,” kata Basril. Sementara untuk penyebab termasuk total kerugian material yang ditimbulkan dalam peristiwa kebakaran ini, pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian setempat.

Terpisah, Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir didampingi Kapolsek Kawasan Teluk Bayur AKP Roni HZ membenarkan kejadian tersebut. Diduga kebakaran tersebut disebabkan karena panasnya batu bara yang membuat api hidup dan membakar area tersebut. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, untuk sementara kasus kebakaran ini masih dalam penyelidikan kepolisian,” ujarnya. (i/cr1/err) Editor : Novitri Selvia
#Dinas Damkar Padang #PT Padang Raya Cakrawala (PRC) #kebakaran