Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mulai mendistribusikan air bersih kepada masyarakat melalui tangki.
Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, Selasa (10/10) BPBD Kota Padang mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang berada di Kelurahan Jondulrawang, Kecamatan Padang Selatan dan Piahtangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Andree Algamar mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya dan mitigasi dalam mengatasi kekeringan yang kemungkinan disebabkan oleh fenomena El Nino. Upaya tersebut salah satunya pendistribusian air bersih yang saat ini sudah dilakukan di beberapa daerah yang melaporkan kekeringan.
“Berdasarkan laporang yang kami terima, ada sekitar ratusan kepala keluarga (KK) di sejumlah daerah di Kota Padang yang mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih,” jelasnya.
Ia menambahkan, beberapa daerah yang sudah melaporkan kekeringan dan kesulitan air bersih tersebut adalah daerah Piaitangah, Kecamatan Pauh. Di sana pihaknya mendistribusikan satu tangki dengan total 5.000 liter air bersih.
Sementara di lokasi kedua, yakni di Kelurahan Jondulrawang, Kecamatan Padang Selatan dengan total 80 KK yang terdampak kekeringan. Di sana didistribusikan dua tangki air bersih dengan kapasitas sekitar 10 ribu hingga 15 ribu liter.
Andree mengatakan, apabila masyarakat mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih, maka dapat melaporkan kondisi tersebut kepada BPBD Kota Padang agar diberikan suplai air bersih ke rumah warga tersebut secara langsung melalui kelurahan masing-masing.
“Kita akan langsung menuju ke rumah warga yang mengalami kekeringan. Tim BPBD Kota Padang selalu siap dan standby untuk mensuplai air bersih bagi masyarakat kota Padang,” ujarnya.
Ia berharap hujan segera turun agar kekeringan tidak terjadi lebih lanjut di Kota Padang. Selain kekeringan, hujan tentu dapat mengurangi kabut asap yang mengelimuti Kota Padang. (s) Editor : Novitri Selvia