Kabid Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang Edrian Edwar mengatakan, operasi pasar murah diselenggarakan Pemerintah Kota Padang dalam rangka mengantisipasi dan menekan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah melihat antusias dari masyarakat di masing-masing kecamatan dengan adanya pasar murah, mudah-mudahan bisa menekan kenaikan harga sembako,” kata dia.
Ia menjelaskan, setiap pengunjung pasar murah mendapatkan masing-masing voucher belanja barang pokok murah dengan nilai Rp 5 ribu. Beberapa barang pokok diantaranya beras, minyak, gula, dan lainnya.
“Sekitar 800 voucher dibagikan kepada masyarakat di Kantor Camat Kuranji. Masing-masing orang mendapatkan dua voucher dari masyarakat menengah berdasarkan data dari kantor Camat Kuranji,” kata dia.
Edwar menjelaskan dalam operasi pasar murah juga terdapat pelayaan kesehatan, pelayaan aktivasi Kartu Indentitas Kependudukan serta pengadaan Toko Tani Center oleh Dinas Pangan Padang.
Seterusnya, ia menjelaskan, operasi pasar murah ini berkerja sama dengan Kejaksaan Negeri Padang. Operasi Pasar mendapatkan bantuan dana lingkungan CSR, beberapa sektor perusahaan ikut membantu operasional pasar murah. “Ada Semen Padang, Bank Indonesia, BSI, BNI, Pegadaian,” kata dia.
Terdapat juga beberapa pelaku UMKM, seperti produk pakaian dan makanan dalam pada operasi pasar murah. Adapun sekaligus membantu menyokong UMKM.
Sementara itu, Camat Kuranji Ridho Satria menjelaskan pasar murah bertujuan membantu masyarakat memunuhi kebutuhan pokok di tengah keterbatasan ekonomi saat ini. “Alhamdulillah pasar murah di Kantor Camat Kuranji direspons positif oleh warga, satu kupon dengan nominal Rp 5 ribu,” kata dia. (cr1)
Editor : Adetio Purtama