Pantauan Padang Ekspres, Senin (30/9) di sejumlah toko emas di Pasar Nanggalo, harga emas 24 karat saat ini berada pada harga Rp 3,2 juta hingga Rp 3,3 juta.
Pemilik Toko Emas Berkah di Pasar Nanggalo, Riki Nelson mengatakan, sejak awal September hingga saat ini, harga emas mengalami kenaikan .“Emas saat ini berada pada angka Rp 3,2 juta. Sejak dua minggu belakangan sudah naik Rp 200 ribu,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kenaikan dan penurunan harga emas dipengaruhi beberapa faktor. Seperti inflasi, nilai tukar rupiah hingga perang dan kebijakan politik.
Diketahui di April hingga Mei 2024, lalu harga emas sempat naik signifikan. Di mana harga emas paling tinggi berada puncaknya pada September ini. Bahkan dalam hitungan minggu kenaikan emas perhiasan mencapai ratusan ribu.
Riki menambahkan, di tempatnya menyediakan berbagai model perhiasan emas bagi pelanggan. “Ada cincin, gelang, anting hingga kalung berbagai model tersedia,” ujarnya.
Model perhiasan yang menarik membuat pelanggan dapat membeli emas yang digunakan untuk berinvestasi sekaligus bergaya. “Untuk sepuh emas mulai dari harga Rp 10.000 saja dengan waktu tunggu kurang dari setengah jam,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Tom, penjual di Toko Emas Byduri kepada Padang Ekspres mengatakan, kenaikan harga emas berdampak terhadap peningkatan masyarakat yang menjual emas. Bahkan kenaikannya mencapai 70 persen.
“Ada 70 persen kenaikan jumlah masyarakat yang menjual emas. Banyak yang menjual karena desakan kebutuhan rumah tangga, ditambah lagi dengan harga emas yang tinggi sehingga masyarakat ingin menjual emas,” jelasnya.
Menurutnya kenaikan harga emas saat ini ada hubungannya dengan biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.
Sementara itu, di Pasar Raya Kota Padang, harga emas juga berada di angka yang tinggi. Anton Sapah, seorang pedagang di Toko Emas Singgalang mengatakan, harga emas di tokonya saat ini menyentuh Rp 3.150.000. (shy)
Editor : Adetio Purtama