Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bedah Rumah Sepablock, PT Semen Padang Minimalisir Kemiskinan Ekstrem di Lambung Bukit Pauh

Hendra Efison • Rabu, 15 Januari 2025 | 13:24 WIB

Rumah buruh harian lepas Retno Wardi yang tinggal bersama istrinya Yuliani dan 7 anaknya ini, dibangun oleh PT Semen Padang dengan bata Sepablock.
Rumah buruh harian lepas Retno Wardi yang tinggal bersama istrinya Yuliani dan 7 anaknya ini, dibangun oleh PT Semen Padang dengan bata Sepablock.
PADEK.JAWAPOS.COM—PT Semen Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mengurangi angka rumah tangga miskin ekstrem di Kota Padang. Melalui program Forum Nagari Kelurahan Lambung Bukit, perusahaan meluncurkan program bedah rumah di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang memanfaatkan material inovatif, Semen Padang Bata Interlock (Sepablock).

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menyediakan hunian layak bagi keluarga yang sebelumnya tinggal di rumah tidak sehat dan tidak aman.

"Kami menggunakan Sepablock sebagai material utama pembangunan. Material ini tidak hanya inovatif tetapi juga unggul dalam ketahanan, efisiensi biaya, serta ramah lingkungan," jelas Iskandar.

Menurut Iskandar, program bedah rumah ini diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. "Kami percaya bahwa rumah layak huni akan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman, sehingga meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ini adalah bentuk kepedulian kami dalam mendukung pengurangan angka kemiskinan ekstrem di wilayah operasional kami," tambahnya.

Sepablock, sebagai material utama pembangunan, mencerminkan komitmen PT Semen Padang dalam mendukung teknologi konstruksi berkelanjutan. "Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk mendukung inovasi di sektor pembangunan," ujar Iskandar.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Forum Nagari Kelurahan Lambung Bukit, masyarakat sekitar, dan semua pihak yang telah mendukung kelancaran program ini. Dengan progres pembangunan yang mencapai 40 persen, rumah tersebut diharapkan segera selesai dan dapat ditempati oleh keluarga Retno Wardi dan Yuliani bersama tujuh anak mereka.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Lambung Bukit, Dedi Azhari, menjelaskan bahwa program ini adalah hasil musyawarah warga yang memilih rumah keluarga Retno Wardi untuk dibedah. Retno Wardi yang bekerja sebagai buruh harian lepas, bersama istrinya Yuliani dan tujuh anak mereka, selama ini tinggal di rumah kayu yang tidak layak huni.

"Dengan berpenghuni sembilan orang, rumah kayu mereka jauh dari kata layak huni. Program bedah rumah ini akan memberikan hunian yang lebih nyaman dan meningkatkan kesejahteraan keluarga tersebut. Rumah berukuran 6x6 meter persegi dari material Sepablock akan memberikan kenyamanan bagi mereka," jelas Dedi.

Retno Wardi dan Yuliani menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada PT Semen Padang atas bantuan pembangunan rumah mereka. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Rumah baru ini akan sangat berarti bagi keluarga kami," ungkap Retno. (*)

Editor : Hendra Efison
#pt semen padang #bedah rumah #Kecamatan Pauh #kemiskinan ekstrem #Produk Inovasi #SEPABLOCK #Lambung Bukit