Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 13.24 WIB. Unit pemadam kebakaran langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.31 WIB.
“Kami mengerahkan lima unit armada dan 50 personel untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.00 WIB,” ujar Rinaldi.
Menurut Rinaldi, api pertama kali terlihat oleh saksi mata, Muhammad Soleh Sinaga, 44, dari ruang tengah rumah milik Gilang, 30. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar Kota Padang.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa memastikan apa yang memicu terjadinya kebakaran tersebut,” kata Rinaldi.
Akibat kebakaran ini, satu unit rumah hunian dengan luas sekitar 10x5 meter persegi hangus terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 200 juta. Selain itu, enam orang penghuni rumah terpaksa mengungsi. “Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, enam orang kehilangan tempat tinggal,” tutur Rinaldi.
Rinaldi menambahkan, lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit. Hal ini sedikit menghambat proses pemadaman api.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau. Periksa instalasi listrik secara berkala dan pastikan tidak ada benda mudah terbakar di dekat sumber api,” imbau Rinaldi.
Selain petugas Damkar Kota Padang, personel TNI juga turut membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi kejadian. (*)
Editor : Adetio Purtama