Rubrik ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, serta pertanyaan langsung kepada Wali Kota Fadly Amran yang akan dijawab secara terbuka melalui media massa.
Peluncuran rubrik ini merupakan bagian dari upaya Pemko Padang menggerakkan seluruh potensi warga dalam pembangunan kota, sekaligus mendorong transparansi dalam tata kelola pemerintahan.
“Dengan rubrik ini, warga bisa merasa lebih didengar, dan pemerintah dapat merespons lebih cepat berbagai persoalan publik,” ujar Direktur Utama Padang Ekspres, Mhd. Nazir Fahmi.
Rubrik “Pak Wali Menjawab” akan hadir setiap hari Senin hingga Jumat di halaman Metropolis, memuat laporan warga disertai tanggapan resmi dari Pemko Padang. Keluhan bisa dikirimkan melalui nomor redaksi Padang Ekspres dan akan ditindaklanjuti oleh tim Redaksi sebelum disampaikan kepada Wali Kota.
Nazir menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan. Ia menyebut, selain untuk transparansi, rubrik ini juga merupakan bentuk dukungan media terhadap cita-cita menjadikan Padang sebagai kota pintar (smart city), sehat, dan berlandaskan nilai agama serta budaya.
Sebagai pelengkap, Padang Ekspres juga meluncurkan rubrik “Selamat Pagi Pak Lurah”, yang bertujuan mengekspose kiprah dan inovasi perangkat kelurahan dalam membangun wilayah mereka.
Mulai dari pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, hingga solusi kreatif terhadap persoalan sosial ekonomi masyarakat akan diangkat secara berkala.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut antusias kedua rubrik tersebut. Menurutnya, keterlibatan media sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi dan mempercepat laju pembangunan daerah.
“Kami ingin Padang jadi trendsetter kota informatif di Indonesia. Rubrik ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memperlihatkan perjalanan dan progres kami dalam melayani masyarakat,” kata Fadly.
Fadly juga mengungkapkan bahwa banyak Lurah yang telah menciptakan inovasi dan terobosan di wilayahnya, namun belum terekspose dengan baik.
Lewat rubrik “Selamat Pagi Pak Lurah”, Pemko dapat melihat potensi dan progres di setiap kelurahan, sekaligus memacu kelurahan lain untuk turut berinovasi.
KI Apresiasi Langkah Pemko Padang
Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar, Musfi Yendra, menyebut kehadiran Fadly Amran sebagai Wali Kota Padang memberi harapan baru terhadap keterbukaan informasi publik di ibu kota provinsi.
“Pak Fadly sudah terbukti di Padangpanjang. Kota itu sempat menduduki peringkat satu dalam keterbukaan informasi menurut penilaian KI Sumbar. Artinya, beliau paham soal hak publik atas informasi,” ujarnya.
Musfi menambahkan, meski saat ini Pemko Padang sudah masuk dalam kategori “informatif”, masih ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang harus dibenahi.
Ia mendorong penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Tim Pengelola Informasi Daerah (TPID), serta pemutakhiran rutin daftar informasi publik, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.
Tak hanya itu, Musfi mengungkapkan bahwa Pemko Padang tengah merintis pembentukan Komisi Informasi tingkat kota. Jika terealisasi, Padang akan menjadi kota pertama di Sumatera yang memiliki lembaga pengawal keterbukaan informasi di tingkat daerah.
“Ini sudah dikonsultasikan. Bila terwujud, ini akan jadi tonggak sejarah baru bagi keterbukaan informasi di tingkat kota/kabupaten,” pungkasnya.
Dengan hadirnya rubrik interaktif dan langkah strategis Pemko Padang dalam membuka jalur komunikasi publik yang lebih luas, harapan untuk menjadikan Padang sebagai kota yang cerdas, terbuka, dan partisipatif kian nyata. (eri/cr1)
Editor : Hendra Efison