Insiden bermula saat sebuah truk bernomor polisi B 9894 FG yang dikemudikan Umar (49) menabrak pembatas jalan sekitar pukul 02.00 WIB. Truk tersebut mengangkut barang-barang untuk pusat perbelanjaan dan tengah melaju dari arah Solok menuju Padang.
"Benar, sebuah truk menabrak pembatas jalan dini hari tadi. Diduga kuat, penyebabnya adalah rem blong," ujar Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Lubukkilangan, AKP M. Dalimunthe, saat dikonfirmasi padek.jawapos.com.
Kecelakaan itu menyebabkan truk kehilangan kendali hingga menabrak tembok pembatas di jalur menurun yang dikenal ekstrem. Beruntung, sang sopir selamat tanpa luka berarti.
Namun, kondisi makin rumit setelah sebuah truk Hino hijau bernomor polisi BA 8901 IU yang mengangkut cangkang sawit juga berhenti di lokasi yang sama. Truk tersebut tidak melanjutkan perjalanan karena dinamo starternya rusak dan khawatir terguling di tikungan curam.
"Truk Hino mengalami kerusakan pada dinamo starter. Sopir memilih berhenti karena takut terjadi kecelakaan," jelas AKP Dalimunthe.
Akibat dua kendaraan besar yang terhenti di jalur utama tersebut, kemacetan panjang pun tak terelakkan. Untuk mengurai kepadatan, petugas memberlakukan sistem buka tutup lalu lintas secara bergantian.
"Langkah ini kami ambil agar kendaraan dari dua arah tetap bisa melintas, meskipun secara perlahan," tuturnya.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan mekanik yang akan datang dari Kota Padang untuk memperbaiki truk Hino. Sementara truk pertama masih dalam proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, personel Polsek Lubukkilangan masih bersiaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan serta mengawasi proses perbaikan dan pemindahan truk.(*)
Editor : Hendra Efison