Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Cegah Tawuran Pelajar, Polresta Padang Dukung Penuh Kebijakan Jam Malam

Suyudi Adri Pratama • Senin, 14 Juli 2025 | 11:40 WIB
Ilustrasi tawuran. (dok. Jawaposcom)
Ilustrasi tawuran. (dok. Jawaposcom)

PADEK.JAWAPOS.COM–Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, Polresta Padang memperkuat langkah antisipatif terhadap potensi tawuran antar pelajar di wilayah Kota Padang. Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo menegaskan pihaknya kembali mengintensifkan program penyuluhan ke sekolah-sekolah guna memberikan edukasi serta imbauan terkait bahaya tawuran.

“Kita sudah rutin turun ke sekolah-sekolah selama ini. Namun karena ini momen awal tahun ajaran baru, kami akan maksimalkan kembali kegiatan tersebut. Kita ingin mengingatkan sekolah untuk lebih memperketat pengawasan dan menyampaikan kepada para siswa agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran,” ujar Apri saat diwawancarai pada Sabtu (12/7).

Ia menambahkan, langkah ini disebut sebagai bentuk upaya preventif yang terfokus kepada lingkungan pendidikan, khususnya di jenjang SMP dan SMA yang menurut kepolisian rentan terhadap konflik antarpelajar.

Sosialisasi dilakukan secara langsung melalui kunjungan petugas ke sekolah-sekolah yang telah dipetakan berdasarkan kerawanan wilayah.

Apri menegaskan, kegiatan edukasi tidak hanya difokuskan kepada siswa, tetapi juga melibatkan peran aktif pihak sekolah, termasuk guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan pengawasan internal.

Lebih lanjut, Polresta Padang juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kota Padang terkait penerapan jam malam bagi pelajar. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membatasi ruang gerak remaja yang rentan terlibat dalam kegiatan meresahkan, seperti tawuran atau balap liar.

“Kalau program jam malam itu dari pemerintah, tentu kami dari kepolisian mendukung. Tujuannya jelas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Anak-anak sekolah sebaiknya tidak berada di luar rumah pada malam hari,” tegas Kapolresta Apri.

Selain pendekatan melalui institusi pendidikan dan regulasi pemerintah, peran keluarga juga ditekankan sebagai pilar utama dalam upaya pencegahan kenakalan remaja. Orangtua diminta lebih aktif memantau aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

“Kami imbau para orangtua agar lebih aktif mengawasi. Kalau anaknya belum pulang ke rumah di atas jam 9 malam, tolong dicari, dipastikan keberadaannya. Jangan sampai anak-anak ini terlibat balap liar atau tawuran,” ujar Apri.

Ia menambahkan, banyak kasus pelanggaran hukum yang melibatkan pelajar terjadi karena kelalaian pengawasan di lingkungan keluarga.

Untuk itu, Apri mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari sekolah, orangtua, hingga tokoh masyarakat, untuk bekerja sama membangun lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif bagi generasi muda Kota Padang.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan semua pihak, khususnya dari para orangtua, agar anak-anak kita tidak terlibat dalam hal-hal yang merugikan masa depan mereka,” tutupnya. (yud)

Editor : Adetio Purtama
#cegah tawuran #polresta padang #jam malam