Rombongan disambut hangat oleh para pelaku usaha rendang yang tergabung di Sentra Rendang.
Para tamu kehormatan berkesempatan menyaksikan secara langsung proses pembuatan rendang, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga pengemasan untuk pemasaran.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi kuliner khas Minangkabau kepada tamu dari negeri jiran.
Fadly Amran menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan persaudaraan antara Kota Padang dan Melaka, khususnya melalui diplomasi kebudayaan dan kuliner.
“Rendang adalah identitas Kota Padang yang mendunia. Dengan kunjungan ini, kita ingin menjadikan rendang sebagai media memperkuat silaturahmi dan kerja sama lintas negara,” ujar Fadly Amran.
Gubernur Melaka, Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, mengaku terkesan dengan cita rasa rendang dan keramahan masyarakat Kota Padang.
Ia menyebut pengalaman langsung merandang atau memasak rendang menjadi kenangan berharga yang akan dibawa pulang ke Melaka.
Ia juga berharap adanya kolaborasi yang lebih luas di sektor kuliner dan pariwisata antara kedua daerah.
Menurutnya, potensi kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat bagi promosi budaya dan pengembangan destinasi unggulan.
Kegiatan di Sentra Rendang ditutup dengan makan bersama, di mana para tamu kehormatan menikmati rendang dan berbagai kuliner khas Minangkabau lainnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto