Kapal layar modern pengganti KRI Dewaruci ini menarik minat masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk melihat kemegahannya, sekaligus berinteraksi dengan taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dari 21 negara ASEAN dan mitra di luar ASEAN.
Wali Kota Padang, Fadly Amran yang hadir dalam penyambutan, menyebut kehadiran KRI Bima Suci sebagai kado istimewa bagi warga pada momen HJK Padang ke-356.
“Kepada warga Kota Padang, silakan kunjungi KRI Bima Suci, saksikan kemegahannya, sekaligus menambah wawasan kemaritiman. Ini momen emas yang patut kita manfaatkan,” ujarnya.
Fadly juga mengapresiasi TNI AL atas kehadiran KRI Bima Suci di Padang. Menurutnya, kunjungan kapal ini menunjukkan potensi besar Kota Padang dalam hubungan internasional, peran strategis Pelabuhan Teluk Bayur, serta kekayaan gastronomi yang sejalan dengan tagline HJK-356, Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.
Wakil Komandan Lantamal II Padang, Kolonel Laut (P) Mulyadi, CRMP., M.Tr.Opsla, menjelaskan kehadiran KRI Bima Suci di Padang merupakan bagian dari pelayaran etape kedua misi Kartika Jala Krida (KJK) 2025 dan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2025.
Misi ini menjadi sarana diplomasi pertahanan, ekonomi, budaya, dan persahabatan antarbangsa.
“Selama di Padang, taruna AAL dan kadet dari berbagai negara akan mengikuti visit culture, sosialisasi kemaritiman untuk pelajar dan mahasiswa, kirab kota, Gowes Siti Nurbaya Adventure, hingga tampil di malam penutupan Xploria HJK Padang ke-356,” kata Mulyadi.
Ia menambahkan, kunjungan KRI Bima Suci dibuka untuk umum 9–12 Agustus 2025 tanpa biaya. Pengunjung diimbau mematuhi protokol keamanan dan menjaga ketertiban selama berada di kapal.
Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, M.Tr.Opsla, mengungkapkan pelayaran kali ini membawa 97 taruna AAL Angkatan ke-72, taruna dari matra lain, 38 kadet dan junior officer, serta 16 escort officer dari 21 negara.
“Kami senang hadir di Padang sekaligus memeriahkan hari jadi kota ini. Setelah dari Padang, pelayaran akan berlanjut ke Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Tarakan, Makassar, dan kembali ke Surabaya,” ujarnya.
Penyambutan KRI Bima Suci juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang, stakeholder terkait, delegasi Festival Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Internasional, serta peserta Rakornas Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2025 di Kota Padang.(*)
Editor : Heri Sugiarto