Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tragis! Putri Kapolres Solok Kota Tewas dalam Kecelakaan Kereta vs Brio di Padang, Wagub Sumbar Tuntut Evaluasi Rambu

Hendra Efison • Jumat, 22 Agustus 2025 | 09:55 WIB

Kecelakaan kereta api vs Brio di Padang tewaskan dua siswi SMA, termasuk putri Kapolres Solok Kota. Wagub Sumbar minta evaluasi rambu perlintasan.
Kecelakaan kereta api vs Brio di Padang tewaskan dua siswi SMA, termasuk putri Kapolres Solok Kota. Wagub Sumbar minta evaluasi rambu perlintasan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Suasana duka menyelimuti Sumatera Barat (Sumbar) setelah terjadi kecelakaan tragis antara kereta api jurusan Bandara Internasional Minangkabau dengan sebuah minibus Honda Brio putih bernomor polisi F 1150 FAO di perlintasan sebidang Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (21/8/2025) siang.

Dari tujuh penumpang yang seluruhnya pelajar SMA Negeri 10 Padang, dua orang dinyatakan meninggal dunia. Korban meninggal adalah Nabila Khairunisa, putri Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, serta sahabatnya Alya Azzura.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, langsung menyambangi dua rumah duka, baik kediaman almarhumah Nabila Khairunisa maupun Alya Azzura. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Vasko.

Namun, Wagub menegaskan bahwa duka tidak boleh berhenti hanya pada air mata. Ia menyoroti lemahnya sistem keselamatan di perlintasan sebidang, mulai dari rambu mati, sistem peringatan yang tidak berfungsi, hingga prosedur yang longgar.

“Musibah ini harus menjadi pelajaran penting. Saya meminta seluruh pihak terkait untuk bergerak cepat, melakukan inventarisasi perangkat pengaman, memperbaiki rambu yang rusak, hingga memperketat standar keselamatan di setiap perlintasan. Kita bekerja dalam sistem, agar tragedi seperti ini tidak lagi terulang,” tegasnya.

Vasko mengungkapkan, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan masih banyak rambu tanda peringatan (early warning system/EWS) kereta api yang tidak berfungsi dengan baik. Ia meminta agar setiap kerusakan sekecil apapun dicatat, diperbaiki, dan diawasi secara berkala.

“Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban lagi. Setiap kerusakan sekecil apapun pada rambu peringatan harus segera ditangani,” tambahnya.

Selain itu, Wagub juga menyoroti prosedur standar PT KAI. Ia menekankan pentingnya kewajiban masinis membunyikan klakson kereta api sejak jarak jauh sebelum perlintasan sebidang, sehingga masyarakat yang hendak melintas memiliki waktu yang cukup untuk bersiaga.

“Keselamatan publik harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai perlintasan kereta api kembali menjadi titik rawan kematian,” kata Vasko.

Kronologi Kejadian

Saksi mata di lokasi, Edi (60), menuturkan bahwa minibus dikemudikan Jihan Putri Soan bersama enam rekannya tengah melintasi rel ketika tiba-tiba kereta api datang dari arah Simpang Aru menuju Bandara Internasional Minangkabau.

“Mobil terseret sejauh 10 meter sebelum akhirnya terhenti. Suara tabrakannya keras sekali, kami semua terkejut,” ungkap Edi.

Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Yos Sudarso Padang. Sayangnya, nyawa Nabila Khairunisa dan Alya Azzura tidak dapat diselamatkan. Beberapa korban lainnya masih menjalani perawatan intensif, sebagian dalam kondisi kritis.

Suasana haru terlihat di rumah sakit ketika keluarga korban berdatangan. Tragedi ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak terkait.

Pemerintah daerah berharap Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), PT KAI, dan instansi terkait segera memperketat standar keselamatan demi mencegah kejadian serupa.

“Jangan sampai perlintasan kereta api kembali menjadi titik rawan kematian,” tutup Wagub Vasko.(*)

Editor : Hendra Efison
#Putri Kapolres Solok Kota Tewas #tragis #Wagub Sumbar Tuntut Evaluasi Rambu #Kecelakaan Kereta vs Brio di Padang