Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang mengusung semangat cinta lingkungan dan energi hijau.
Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang Idris mengatakan, kegiatan penghijauan ini merupakan bagian dari program jangka panjang perusahaan dalam pelestarian lingkungan.
“Bukit Atas yang memiliki luas sekitar 2,5 hektare akan dikembangkan menjadi Taman Kaliandra, sebagai pusat edukasi hijau bagi pelajar dan masyarakat umum,” ujarnya.
Menurut Idris, PT Semen Padang sebelumnya telah menanam lebih dari 400 batang pohon Kaliandra di kawasan tersebut pada Mei lalu.
“Kini kami menambah 2.000 batang lagi agar Bukit Atas benar-benar menjadi pusat edukasi hijau yang bermanfaat,” katanya.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Ilham Akbar menambahkan, kawasan itu nantinya juga akan dilengkapi fasilitas pembibitan, area tanam berkelanjutan, serta stup lebah madu Galo-Galo.
“Bunga Kaliandra merupakan sumber nektar alami bagi lebah tersebut, sehingga ekosistemnya akan saling mendukung,” jelasnya.
Selain menanam pohon, para peserta juga mendapatkan edukasi lingkungan melalui program Nabuang Sarok, aplikasi inovasi PT Semen Padang yang mendorong masyarakat memilah dan mengelola sampah secara mandiri.
Dengan metode interaktif, peserta diajak memahami pentingnya mengurangi sampah plastik, memilah sampah rumah tangga, serta mengenal potensi energi alternatif dari tanaman Kaliandra.
Kepala Bidang Perencanaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Indriyedi Bakri, yang hadir mewakili Kepala Dinas, mengapresiasi langkah PT Semen Padang melibatkan pelajar dalam kegiatan ini.
“Kegiatan penanaman ini merupakan proses belajar di luar kelas yang sangat penting. Ini sejalan dengan program Adiwiyata untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di sekolah,” katanya.
Ia berharap, keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan penghijauan di lingkungan sekolah masing-masing.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Fungsional Penyuluh Ahli Muda Lingkungan DLH Kota Padang Yopi Eka Putra, Kepala Unit Safety Health Environment (SHE) Asrining Sari, serta Staf Alternative Fuel & Raw Material (AFR) Musytaqim Nasra.(*)
Editor : Hendra Efison