Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota mengembangkan potensi pariwisata dan olahraga di ibu kota Sumatera Barat.
Fadly Amran menyampaikan, kegiatan ini selaras dengan Program Unggulan (Progul) “Jelajah Padang”, yang bertujuan memperkuat daya tarik wisata Kota Padang melalui berbagai kegiatan kreatif dan sport tourism.
“Banyak wisatawan datang ke Mentawai untuk surfing, dan mungkin juga tertarik dengan skateboarding. Dengan adanya fasilitas seperti ini, kita berharap muncul sinergi baru antara wisata pantai, olahraga, dan anak muda,” ujar Fadly Amran, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Sani.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung program Padang Balomba, yaitu semangat untuk berlomba dalam kebaikan, prestasi, dan pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga, seni, dan akademik.
“Kita ingin anak-anak Kota Padang unggul dalam seni, olahraga, dan akademik. Dari sanalah lahir pemimpin yang mampu berpikir, berbicara, berkreasi, dan berprestasi,” tambah Fadly Amran.
Ia juga mendorong komunitas skateboard untuk terus aktif membina atlet muda di Kota Padang. “Fasilitasnya sudah ada, mari kita kembangkan bersama. Kita bisa duduk bersama untuk melihat apa yang perlu diperkuat ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Sumbar, Harry Algamar, menyebut skatepark di Kota Padang termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia.
Dari sepuluh skatepark terbaik di tanah air, tiga di antaranya berada di Sumatera Barat, yaitu di Payakumbuh, Padang Panjang, dan Padang.
“Event ini diikuti lebih dari 75 peserta dari berbagai daerah, termasuk Medan, Kepulauan Riau, dan Malaysia. Kegiatan berlangsung dua hari dan menjadi ajang silaturahmi serta unjuk bakat para skateboarder dari seluruh Indonesia,” ungkap Harry.
Padang Skateland 2025 menjadi wadah pengembangan komunitas skateboard sekaligus promosi potensi wisata olahraga (sport tourism) di kawasan Pantai Padang.(*)
Editor : Heri Sugiarto