Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Damkar Padang: 34 Kasus Kebakaran Terjadi sejak Oktober, Kerugian Capai Rp5,6 Miliar

Randi Zulfahli • Jumat, 14 November 2025 | 10:40 WIB

 

Dinas Damkar Kota Padang berhasil menangani kebakaran warung di Pasie Nantigo, Kamis (13/11).
Dinas Damkar Kota Padang berhasil menangani kebakaran warung di Pasie Nantigo, Kamis (13/11).
Rasuna Said, Padek—Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mencatat telah terjadi 34 kejadian kebakaran dalam kurun waktu dua bulan terakhir, yakni Oktober hingga pertengahan November 2025. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan yang perlu diwaspadai masyarakat.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengungkapkan bahwa sepanjang Oktober 2025, tercatat 16 kejadian kebakaran dengan berbagai kategori.

Kasus tersebut meliputi kebakaran instalasi listrik sebanyak enam kejadian, rumah empat kasus, lahan dua kejadian, serta masing-masing satu kasus kebakaran mobil, dapur, ruko dan sparepart motor, hingga toko.

Memasuki November hingga Rabu (12/11), jumlah kejadian bertambah menjadi 18 kejadian. Rinciannya meliputi kebakaran lahan yang mendominasi dengan delapan kasus, rumah dua kejadian, travo dua kasus, serta masing-masing satu kejadian pada kontainer sampah, kapal wisata Siti Nurbaya, rumah semi permanen, pohon, mobil, dan gudang.

“Total sudah 34 kejadian terjadi selama Oktober-November ini,: ungkap Rinaldi dalam keterangannya kepada Padang Ekspres, Kamis (13/11).

Akumulasi kerugian material akibat rentetan kebakaran tersebut mencapai angka fantastis. Pada Oktober, kerugian ditaksir mencapai Rp 4,787 miliar. Sementara hingga pertengahan November, kerugian sudah mencapai Rp 881 juta. “Total kerugian selama dua bulan terakhir diperkirakan mencapai Rp 5,668 miliar,” papar Rinaldi.

Lebih memprihatinkan, kebakaran juga menelan korban jiwa. Pada Oktober tercatat satu orang meninggal dunia, sedangkan di November jumlahnya meningkat menjadi dua orang. Total korban jiwa selama periode tersebut mencapai tiga orang.

Dinas Damkar Kota Padang mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait meningkatnya risiko kebakaran akibat peningkatan suhu udara di Kota Padang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca panas tanpa hujan menjadi faktor pemicu terjadinya kebakaran, baik di lahan terbuka maupun permukiman.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan risiko kebakaran. Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, terutama di daerah yang kering dan panas,” tegas Rinaldi.

Beberapa bahaya kebakaran saat peningkatan suhu di antaranya kebakaran hutan dan lahan yang mudah terjadi karena kondisi tanah kering dan panas, penyebaran api yang cepat dan sulit dikendalikan, serta potensi kerugian besar terhadap lingkungan, properti, dan keselamatan jiwa.

Dinas Damkar memberikan sejumlah tips pencegahan kebakaran yang dapat diterapkan masyarakat. Pertama, pastikan memadamkan api atau bara rokok dengan benar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Kedua, hindari melakukan pembakaran sampah atau daun kering di luar ruangan. Ketiga, pantau kondisi cuaca dan hindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Keempat, sediakan alat pemadam kebakaran di rumah atau tempat kerja.

Jika terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera menghubungi nomor darurat atau pemadam kebakaran Kota Padang, melakukan evakuasi diri dan orang lain dari area kebakaran dengan tenang.

Respons Cepat Cegah Kebakaran Meluas

Salah satu contoh respons cepat petugas terjadi pada Kamis (13/11), ketika satu unit warung di kawasan padat penduduk Kelurahan Pasie Nantigo, Kecamatan Kototangah, terbakar. Berkat kecepatan petugas, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan sekitar.

Laporan kebakaran diterima Peleton B pada pukul 10.32 WIB. Tim Damkar langsung merespons dengan memberangkatkan satu unit armada dan 10 personel tiga menit kemudian, tepatnya pukul 10.35 WIB.

Tim tiba di lokasi Wisma Indah X RT 002/RW 009 sekitar pukul 10.44 WIB setelah menempuh jarak 4,1 kilometer. Proses pemadaman berlangsung cepat di tengah kerumunan warga dan api berhasil dipadamkan total pada pukul 11.05 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Fatriyani, 39, api diduga bermula dari percikan pada kipas angin yang kemudian menyambar kasur di dalam warung. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka. Warung yang terbakar merupakan milik M. Junaidi, 49, seorang buruh harian lepas. Luas area terdampak sekitar 4x5 meter persegi dengan tingkat kerusakan ringan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 8 juta.

Satu keluarga dengan lima anggota yang menghuni bangunan tersebut dinyatakan selamat dan tidak memerlukan pengungsian. Petugas berhasil menyelamatkan tiga bangunan di sekitar lokasi. Total aset yang terselamatkan dari potensi area terdampak seluas 25x30 meter persegi diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran Kota Padang melalui Call Center Padang Sigap 112 atau langsung ke Markas Besar (Mako) Damkar 113 di Jalan Rasuna Said Nomor 56 Padang. Kontak yang dapat dihubungi antara lain telepon (0751) 28558 dan ponsel 0811 6606 113.

Dinas Damkar juga aktif memberikan informasi melalui berbagai platform media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook dengan akun @padangfirefighter, serta dapat dihubungi melalui Padang Command Center 112.

Baca Juga: Inggris vs Serbia: Tuchel Tegaskan Kane, Bellingham & Foden Tak Bisa Main Bareng

Dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko dan melindungi diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitar. (cc1)

 

Editor : Adetio Purtama
#Damkar Padang #oktober #kebakaran