Banjir terjadi akibat meningkatnya debit sungai yang dipicu hujan deras berintensitas tinggi di wilayah hulu. Luapan air menggenangi permukiman dan mengisolasi sejumlah warga di beberapa titik.
Merespons kondisi tersebut, PT Semen Padang melalui Program Semen Padang Peduli segera mengerahkan MRT dan TRC ke lokasi.
Proses evakuasi dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Baznas, unsur TNI, serta masyarakat setempat.
Koordinator Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, mengatakan warga yang terjebak berada di dua lokasi berbeda.
Titik pertama berada di sisi kiri utara jembatan menuju PLTA Kuranji, dan titik kedua di pangkal jembatan sisi timur kawasan Batu Busuk.
“Medan evakuasi cukup menantang karena arus deras dan hujan masih berlangsung. Namun, koordinasi antar tim berjalan baik sehingga evakuasi dapat dilakukan cepat dan aman,” ujar Ferdy.
Proses penyelamatan berlangsung sekitar 15 menit dengan peralatan keselamatan standar, termasuk tali kermantel sling. Warga dievakuasi satu per satu menuju lokasi yang lebih aman.
“Seluruh warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan tidak ada korban jiwa,” kata Ferdy.
Selain evakuasi, relawan PT Semen Padang turut melakukan pengamanan lokasi dan memastikan warga memperoleh penanganan awal.
Warga kemudian diarahkan ke titik aman untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat.
Melalui Program Semen Padang Peduli, perusahaan terlibat dalam respons darurat, evakuasi, dan dukungan pascabencana.
PT Semen Padang juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait.(*)
Editor : Hendra Efison