Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Transportasi Bajaj Masih Bertahan di Padang, Sopir Raup Penghasilan Stabil hingga Akhir 2025

Mengki Kurniawan • Senin, 22 Desember 2025 | 15:57 WIB

Pak Das saat melintas di kawasan Basko Grand Mall, Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang, Senin (22/12/2025). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Pak Das saat melintas di kawasan Basko Grand Mall, Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang, Senin (22/12/2025). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM— Moda transportasi bajaj masih menjadi pilihan sebagian masyarakat Kota Padang hingga akhir 2025.

Di tengah tantangan ekonomi dan dampak bencana alam, pengemudi bajaj tetap memperoleh pendapatan yang relatif stabil.

Salah seorang pengemudi, Ridas (65), yang biasa mangkal di kawasan Basko Grand Mall, mengatakan aktivitas menarik bajaj masih berjalan normal.

Ia mulai mengemudi bajaj sejak 2020 dan tetap beroperasi selama masa pandemi COVID-19 hingga pascabanjir bandang yang sempat melanda Kota Padang.

“Penghasilan masih berjalan. Penumpang tetap ada meski kondisi sempat sulit,” kata Ridas, Senin (22/12/2025).

Ia menyebutkan, pendapatan kotor harian rata-rata berada di kisaran Rp150 ribu hingga Rp200 ribu.

Setelah dikurangi biaya operasional, penghasilan bersih yang dibawa pulang sekitar Rp100 ribu per hari.

Menurut Ridas, pendapatan dapat meningkat apabila menerima pesanan khusus ke luar kota.

Untuk perjalanan borongan ke wilayah seperti Pariaman, penghasilan harian bisa mencapai sekitar Rp500 ribu, tergantung jarak dan kesepakatan dengan penumpang.

Bajaj masih diminati karena fleksibilitas layanan, seperti antar-jemput langsung ke alamat tujuan di nomor 082386530862, dan kemampuan menjangkau gang-gang sempit.

Layanan ini banyak digunakan oleh pelajar, pedagang, hingga warga yang beraktivitas di kawasan pusat perbelanjaan.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah pengemudi mulai merasakan peningkatan mobilitas warga, terutama ke pusat perbelanjaan.

Kondisi ini turut berdampak pada meningkatnya permintaan jasa bajaj di Kota Padang.(cr3)

Editor : Hendra Efison
#Sopir bajaj Padang #transportasi tradisional #Pendapatan bajaj #Bajaj Padang