Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Kamis malam (1/1/2026) hingga Jumat siang (2/1/2026) menyebabkan debit Sungai Batang Kuranji meningkat dan memicu banjir di Kecamatan Nanggalo dan Kuranji.
Di Kecamatan Nanggalo, luapan air dilaporkan telah memasuki kawasan permukiman warga pada Jumat siang.
Camat Nanggalo Amrizal Rengganis mengatakan titik banjir terjadi di kawasan Kubutama, Green Permata, Lapai, dan Gurun Laweh.
“Beberapa titik permukiman terdampak luapan air. Warga kami minta meningkatkan kewaspadaan karena hujan masih berlangsung,” kata Amrizal, Jumat (2/1/2026).
Situasi serupa terjadi di Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo. Aliran Sungai Batang Kuranji dilaporkan meluap dan merendam rumah warga di RT 01/RW 22.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Surau Gadang, Aipda Windrizal, menyebut debit air sungai terpantau tinggi.
“Debit air terpantau cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat menjauh dari bantaran sungai dan lokasi luapan demi keselamatan,” ujar Windrizal.
Selain Nanggalo, banjir juga melanda Kecamatan Kuranji akibat luapan sungai yang sama.
Kapolsek Kuranji Kompol Hendri mengatakan genangan air cukup parah terjadi di kawasan Pasar Lalang, Kelurahan Kuranji.
“Berdasarkan pendataan awal, terdapat sedikitnya 15 kepala keluarga yang terdampak langsung,” kata Hendri.
Hingga Jumat siang, aparat gabungan terus melakukan pemantauan di sepanjang aliran Sungai Batang Kuranji.
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan apabila hujan kembali terjadi di wilayah hulu.(CC1)
Editor : Hendra Efison