Kegiatan ini bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabanjir bandang yang melanda kawasan tersebut akhir November lalu.
Gotong-royong difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, serta normalisasi saluran drainase di lingkungan permukiman warga.
Wali Kota Fadly Amran berhadap goro dapat mempercepat pemulihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan serta kelancaran drainase untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Untuk itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh unsur yang terlibat aktif dalam kegiatan ini.
“Gotong-royong ini menjadi langkah penting untuk mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya banjir susulan,” ujar Fadly Amran.
Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan dan kelancaran drainase menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko banjir, khususnya di wilayah yang kerap terdampak saat curah hujan tinggi.
Partisipasi Unsur Pemerintah dan Masyarakat
Dalam kegiatan ini, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perkim Raf Indria, Kalaksa BPBD Hendri Zulviton, Sekretaris PUPR Imral Fauzi, serta Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan.
Gotong-royong diikuti oleh masyarakat setempat, aparatur kelurahan dan kecamatan, serta unsur relawan sebagai bentuk sinergi dalam penanganan dan pemulihan wilayah terdampak banjir.(*)
Editor : Heri Sugiarto