Dukungan ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menerima audiensi Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, di Kediaman Resmi Wali Kota, Rabu (21/1/2026).
Fadly Amran menegaskan pentingnya data statistik akurat sebagai dasar kebijakan pembangunan. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah hingga tingkat kelurahan untuk aktif mendukung sosialisasi serta pelaksanaan sensus di lapangan.
“Pemko Padang siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” tegasnya.
BPS Paparkan Pelaksanaan SE 2026
Dessi Febriyanti menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan pendataan nasional berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Selain itu, sensus ini bertujuan mencatat seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar.
Untuk Kota Padang, pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa SE 2026 menjadi instrumen penting dalam menyediakan data komprehensif bagi perencanaan ekonomi.
Selanjutnya, Dessi menambahkan bahwa sinergi pemerintah daerah menjadi dorongan utama demi peningkatan partisipasi masyarakat dan pelaku usaha pada masa pendataan.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemko Padang terhadap seluruh program BPS.
Program Kelurahan Cinta Statistik Dimulai 2026
Selain Sensus Ekonomi, BPS juga memaparkan Program Pembinaan Statistik Kelurahan (Kelurahan Cinta Statistik). Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas dan pengelolaan data sektoral pada tingkat pemerintahan paling dasar.
Program tahap awal pada 2026 akan difokuskan pada tiga kelurahan percontohan di Kota Padang.
Dessi menjelaskan bahwa program ini mendorong kelurahan agar lebih mandiri dan terintegrasi dalam pengelolaan data daerah.
Selain itu, BPS Kota Padang telah memasuki tahap sosialisasi intensif guna meningkatkan kesadaran masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaku usaha memahami pentingnya keikutsertaan dalam pendataan.
Di akhir pemaparan, Dessi mengapresiasi dukungan Pemko Padang. “Sinergi ini menjadi modal penting, karena dengan data ekonomi yang kuat dan berkualitas, pembangunan Kota Padang dapat lebih terarah dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto