Gerakan yang digagas Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera ini didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan PT Semen Padang melalui penyaluran 10.000 bibit kaliandra.
Peluncuran ditandai dengan penyerahan bibit kaliandra oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis kepada Ketua Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera Febriyandi Putra.
Kegiatan tersebut disaksikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa.
Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar Tasliatul Fuadi, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, serta komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar.
Setelah penyerahan bibit, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar lokasi acara.
Iskandar Z. Lubis menyatakan PT Semen Padang mendukung penuh Gerakan Sejuta Pohon sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
“Kami mengapresiasi Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera yang mampu mensinergikan berbagai unsur untuk peduli pada bumi. Penghijauan adalah tanggung jawab bersama untuk generasi berikutnya,” ujar Iskandar.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyebut Gerakan Sejuta Pohon sebagai langkah strategis rehabilitasi lingkungan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi akhir 2025.
Menurut Mahyeldi, dukungan PT Semen Padang melalui bantuan 10.000 bibit kaliandra memperkuat gerakan tersebut karena kaliandra memiliki manfaat ekologis dan potensi sebagai tanaman energi.
Mahyeldi berharap gerakan penghijauan ini berlanjut dan menjadi gerakan masif di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Ia juga mengusulkan penghijauan berbasis keagamaan, seperti wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin.
“Misalnya wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin. Ini akan kami koordinasikan dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama,” kata Mahyeldi.(*)
Editor : Hendra Efison