Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bocah 8 Tahun Terseret Arus di Pantai Ujung Batu Padang Ditemukan Meninggal 500 Meter dari LKP

Randi Zulfahli • Minggu, 1 Februari 2026 | 10:26 WIB

Tim SAR gabungan menemukan Rozi dalam kondisi meninggal dunia 500 meter dari LKP di Pantai Ujung Batu, Kota Padang, Minggu (1/2/2026).
Tim SAR gabungan menemukan Rozi dalam kondisi meninggal dunia 500 meter dari LKP di Pantai Ujung Batu, Kota Padang, Minggu (1/2/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Rozi (8), korban terakhir dari tiga anak yang dilaporkan hilang terseret arus saat mandi-mandi di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Pasie Nantigo, Kota Padang.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari kedua, Minggu (1/2/2026). Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengungkapkan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.40 WIB. 

Posisi penemuan berada pada koordinat 0°51'50.53''S - 100°19'35.14''E, atau berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP).

"Korban atas nama Rozi telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tim langsung mengevakuasi korban menuju rumah duka," ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya, Minggu pagi.

Peristiwa nahas ini bermula pada Sabtu (31/1/2026), sekitar pukul 11.48 WIB. Saat itu, tiga bocah laki-laki, yakni Akbar (8), Akmal (8), dan Rozi (8), tengah mandi-mandi di kawasan Pantai Ujung Batu. Namun, ketiga warga Kelurahan Pasie Nantigo tersebut terseret arus laut yang kuat.

Warga setempat sempat melakukan upaya pertolongan. Dua korban, Akbar dan Akmal, berhasil dievakuasi namun dinyatakan meninggal dunia. 

Sementara itu, Rozi hilang terbawa arus hingga memicu dimulainya operasi pencarian besar-besaran oleh Kantor SAR Padang setelah menerima laporan dari potensi SAR pada pukul 11.52 WIB di hari kejadian.

Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran hingga mencapai area 1 Nm². Operasi dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan rincian tugas, yakni Tim SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan dua unit Light Craft Rescue (LCR), Aqua Eye, serta drone thermal dengan cakupan wilayah sekitar 0,3 mil laut persegi dari titik koordinat terakhir korban. 

Tim SRU 2 mengoperasikan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Padang untuk menyisir area seluas 0,35 mil laut persegi. Sementara Tim SRU 3 mengerahkan RIB Brimob untuk area pencarian serupa.

"Pencarian ini melibatkan sedikitnya 80 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, Polri, TNI, Brimob, Damkar, Satpol PP, serta bantuan aktif dari masyarakat dan potensi SAR lainnya," ungkap Hendri.

Setelah jasad Rozi berhasil ditemukan dan dievakuasi, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing pada pukul 09.15 WIB. Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR di Pantai Ujung Batu dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Seluruh alut dan personel kini telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkas Hendri.

Cuaca di lokasi selama operasi dilaporkan berawan dengan kondisi yang mendukung jalannya proses evakuasi. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#Pantai Ujung Batu #padang #bocah hanyut #meninggal