Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan karena sistem pengaman tidak bekerja saat kereta melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, palang pintu otomatis yang seharusnya turun saat kereta melintas tampak tidak berfungsi.
Situasi tersebut menyebabkan arus lalu lintas menjadi tidak teratur dan membahayakan pengguna jalan.
Seorang relawan penjaga perlintasan, Indra Mardi (50), mengatakan kerusakan telah berlangsung cukup lama.
Ia menyebut laporan telah disampaikan kepada pihak terkait, termasuk Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, namun belum ada perbaikan.
“Kami sudah melaporkan kondisi ini ke pihak terkait, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan kapan diperbaiki,” ujarnya.
Risiko Kecelakaan Meningkat
Menurut Indra, perlintasan tersebut merupakan jalur padat yang dilalui kendaraan setiap hari. Kerusakan palang pintu dinilai langsung mengancam keselamatan masyarakat.
Kondisi semakin berisiko saat tidak ada relawan yang berjaga. Tanpa pengawasan, sejumlah pengendara, terutama sepeda motor, nekat melintasi rel meski kereta api sudah mendekat.
“Saya sangat menyayangkan kondisi ini. Kalau tidak ada penjaga, banyak pengendara nekat menerobos. Ini jelas sangat berbahaya,” katanya.
Selama masa kerusakan, Indra mengaku sering menyaksikan kejadian nyaris kecelakaan. Beberapa pengendara baru menyadari kedatangan kereta saat jarak sudah sangat dekat.
Harapkan Tindakan Cepat BTP
Indra yang telah menjadi relawan penjaga perlintasan selama lebih dari tiga tahun menilai keberadaan palang pintu yang berfungsi baik sangat penting untuk keselamatan.
Baca Juga: 10 Daftar Drama Korea April 2026 Super Gacor, Mana yang Paling Kamu Tunggu?
Ia berharap Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang sebagai pihak yang berwenang terhadap infrastruktur perlintasan segera mengambil langkah perbaikan.
“Harapan saya sederhana, segera ada perbaikan. Jangan sampai harus menunggu korban jiwa baru dilakukan tindakan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat tingginya aktivitas kendaraan di kawasan tersebut. Perbaikan segera dinilai penting guna mencegah potensi kecelakaan di perlintasan kereta api tersebut.(cr3)
Editor : Adetio Purtama