NANGGALO—Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyalurkan bantuan senilai Rp6,7 miliar untuk korban bencana di Sumatra, termasuk Sumatera Barat, dengan fokus pada pembangunan sarana dan prasarana.
Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan, menyebutkan dana tersebut dihimpun dari kas organisasi, pengurus, anggota, hingga pihak ketiga. Bantuan kemudian disalurkan ke sejumlah daerah terdampak di Sumbar, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Jumlah yang kita terima sekitar Rp6,7 miliar, dan ini kita bagi ke beberapa daerah terdampak bencana di Sumatera, termasuk untuk Sumatera Barat sebesar Rp1,6 miliar,” ujar Otto saat peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas di SMAN 12 Padang, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Musprovlub IMI Sumbar Diprotes, Klub Soroti Verifikasi Peserta
Fokus Bangun Fasilitas Publik
Di Sumatera Barat, Peradi memprioritaskan pembangunan fasilitas yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya pembangunan tiga ruang kelas di SMAN 12 Padang.
Selain itu, Peradi juga membangun mushala di Kabupaten Agam. Pembangunan ini dilakukan karena masyarakat kesulitan mendapatkan tempat ibadah pascabencana.
“Awalnya kita berencana membagikan sembako, namun kita memutuskan untuk membuat sesuatu yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Otto.
Baca Juga: IMI Pusat Buka Verifikasi Ulang 4 Hari, Hak Suara Klub di Musprov IMI Sumbar Dipulihkan
Bangun Jembatan di Kabupaten Solok
Peradi juga menyalurkan bantuan ke Kabupaten Solok dengan rencana pembangunan jembatan gantung di Nagari Saniangbaka yang sebelumnya putus akibat bencana.
Menurut Otto, infrastruktur tersebut sangat vital untuk mendukung aktivitas masyarakat, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.
Dalam penyaluran bantuan, Peradi memastikan dilakukan langsung kepada penerima, seperti pihak sekolah dan pemerintah daerah, guna menjaga transparansi dan ketepatan sasaran.
“Kami serahkan langsung kepada penerima, ada kepala sekolah dan pemerintah daerah, sehingga kita yakin bantuan ini tepat sasaran,” tegasnya.
Baca Juga: Mentan Amran Percepat 5 Strategi Mitigasi El Nino: Targetkan Stok Pangan 5 Juta Ton
Komitmen Kemanusiaan Peradi
Otto menegaskan, Peradi memiliki tanggung jawab untuk memastikan bantuan yang dihimpun dapat dimanfaatkan dengan baik. Pengawasan juga melibatkan pengurus daerah Peradi di masing-masing wilayah.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Peradi yang selama ini aktif membantu korban bencana di berbagai daerah di Indonesia, seperti gempa Palu, Cianjur, hingga banjir di sejumlah wilayah.
“Peradi tidak hanya menjalankan profesi, tapi juga harus peduli terhadap masyarakat, terutama saat terjadi bencana,” ujarnya.
Baca Juga: Gempa M7,6 Guncang Bitung, 1 Tewas, Air Laut Sempat Surut
Apresiasi Pemprov dan Pemda
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, mengapresiasi kehadiran Peradi dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Ia berharap bantuan tersebut dapat segera terealisasi dan dimanfaatkan, khususnya untuk mendukung fasilitas pendidikan seperti di SMAN 12 Padang.
Bupati Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan terima kasih atas bantuan pembangunan jembatan gantung Balai Panjang di Saniangbaka yang dinilai penting sebagai akses penghubung masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison