BALAI GADANG—Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Semen Padang dalam pembangunan hunian tetap (huntap) berbahan Sepablock di Kota Padang.
Apresiasi tersebut disampaikan di lokasi proyek pembangunan di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.
Menurut Kahar, kolaborasi antara Yayasan Buddha Tzu Chi, SIG, dan PT Semen Padang berjalan sangat baik, terutama dalam menjaga standar kualitas bangunan di tengah proses konstruksi yang terus berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih kepada manajemen SIG dan PT Semen Padang yang telah mengunjungi sekaligus mendukung pembangunan hunian tetap ini,” ujar Kahar.
Baca Juga: Iran-AS Sepakati Gencatan Senjata 2 Pekan, Negosiasi Lanjut di Islamabad 10 April
Ia menjelaskan, setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera direspons oleh tim PT Semen Padang, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih lancar dan tetap terkontrol sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kahar menegaskan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga terlihat langsung dalam penyelesaian berbagai kebutuhan teknis di lapangan yang berdampak pada kelancaran proyek.
“Dukungan yang diberikan betul-betul nyata. Kekurangan apa pun langsung ditindaklanjuti untuk memastikan kualitas tetap terjaga,” katanya.
Penggunaan Sepablock dalam proyek ini, lanjut Kahar, merupakan hasil dari komunikasi intens antara pimpinan SIG, PT Semen Padang, dan Yayasan Buddha Tzu Chi untuk mencari solusi konstruksi yang efisien dan nyaman bagi penghuni.
Baca Juga: Harga Alat Listrik dan Elektronik di Padang Naik, Warga Mulai Mengeluh
Ia menyebutkan bahwa bata interlock tersebut memungkinkan proses pemasangan lebih cepat dibandingkan metode konvensional, sehingga mampu menghemat waktu dan biaya pembangunan tanpa mengurangi kualitas hasil akhir bangunan.
Selain efisiensi waktu dan biaya, material Sepablock juga dinilai memberikan kenyamanan lebih karena mampu menjaga suhu ruangan tetap sejuk, yang menjadi nilai tambah bagi hunian di wilayah beriklim tropis seperti Kota Padang.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, harapan kini tertuju pada penyelesaian tahap awal sebanyak 40 unit hunian agar dapat segera ditempati oleh masyarakat terdampak yang membutuhkan tempat tinggal layak.
Baca Juga: Dirut SIG Tinjau Langsung Huntap Sepablock di Padang, 150 Unit Disiapkan untuk Korban Bencana
Sebelumnya, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Indrieffouny Indra, telah meninjau langsung progres pembangunan huntap tersebut pada Senin (6/4/2026) di lokasi yang berada di lahan bekas bumi perkemahan Pramuka.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan konstruksi serta kualitas pembangunan hunian yang ditujukan sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.(*)
Editor : Hendra Efison