Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

15 Tahun Tinggal di Pondok Sawah, Mulyadi Akhirnya Terima Rumah Layak dari Semen Padang

Hendra Efison • Kamis, 16 April 2026 | 11:08 WIB
Mulyadi terima rumah baru dari Semen Padang di Limau Manis setelah 15 tahun tinggal di pondok sawah tidak layak huni.
Mulyadi terima rumah baru dari Semen Padang di Limau Manis setelah 15 tahun tinggal di pondok sawah tidak layak huni.

LIMAU MANIS—Mulyadi Syafi’i tak kuasa menahan haru saat menerima kunci rumah baru yang diserahkan langsung kepadanya pada Rabu (15/4/2026) di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, setelah 15 tahun tinggal di pondok sawah yang tidak layak huni.

Penyerahan kunci tersebut menjadi penanda berakhirnya masa panjang kehidupan Mulyadi bersama keluarganya dalam kondisi keterbatasan tempat tinggal yang selama ini dijalani.

Bantuan rumah itu merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT Semen Padang yang disalurkan melalui Forum Nagari Kelurahan Limau Manis.

Baca Juga: Penulis Prancis Juara Lomba Esai Sejarah Sawahlunto 2026, Kalahkan 348 Peserta

Kunci rumah diserahkan oleh Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan, kepada Mulyadi yang hadir bersama istrinya, Yetti Wilda, dalam prosesi sederhana di lokasi rumah baru mereka.

Selama ini, Mulyadi mengandalkan penghasilan dari sektor pertanian dengan menggarap lahan sendiri serta bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membesarkan tiga anaknya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada PT Semen Padang dan semua pihak yang telah membantu. Akhirnya kami memiliki rumah yang layak,” ujar Mulyadi.

Baca Juga: Tambang Ilegal Sumbar makin Brutal

Rumah tersebut dibangun menggunakan dana CSR PT Semen Padang sebesar Rp50 juta yang disalurkan melalui Forum Nagari, serta didukung swadaya masyarakat yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan.

Dalam pembangunan rumah, digunakan material inovasi Semen Padang berupa bata interlock yang dikenal dengan nama Sepablock, yang menjadi bagian dari solusi pembangunan yang efisien dan ramah lingkungan.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Limau Manis, Desi Fitria, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam membantu warga kurang mampu di wilayah tersebut.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Daerah, Mentawai Siap Sambut Porprov Sumbar 2026

“Selain dana CSR, pembangunan rumah ini juga mendapat dukungan swadaya masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan bagi penerima,” ujarnya.

Desi menambahkan, program serupa diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat dari kolaborasi tersebut.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis, Asril Basyir Dt Rajo Intan, yang berharap program ini dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Lurah Limau Manis, Muliardi, menilai bantuan tersebut turut meringankan beban pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui dukungan pihak swasta dan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan terus berlanjut,” katanya.

Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Letusan Teramati 1.600 Meter

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Ia menyebutkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan melalui berbagai inisiatif sosial.

Bagi Mulyadi dan keluarganya, rumah baru tersebut menjadi awal kehidupan yang lebih layak setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.(*)

Editor : Hendra Efison
#bedah rumah padang #Semen Padang CSR #bantuan rumah warga #Limau Manis Pauh