Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Padang Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Koordinasi dengan Kemenag dan Kemendagri

Heri Sugiarto • Kamis, 2 Juli 2026 | 21:31 WIB
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama FKUB Kota Padang berkoordinasi dengan Kemenag RI untuk memperkuat kerukunan umat beragama.(Foto: Diskominfo)
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama FKUB Kota Padang berkoordinasi dengan Kemenag RI untuk memperkuat kerukunan umat beragama.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang memperkuat upaya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama melalui koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI pada Rabu (1/7/2026).

Kunjungan yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir itu berlangsung di Kantor Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI dan Direktorat Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI.

Rombongan Pemko Padang terdiri atas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang Syahendri Barkah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang Boby Firman, Ketua FKUB Kota Padang Salmadanis, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang Sri Hayati Maigus Nasir, serta jajaran pengurus Baznas Kota Padang.

Koordinasi tersebut merupakan bagian dari program kerja Pemko Padang bersama FKUB Kota Padang untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menyusun strategi membangun toleransi dan kerukunan antarumat beragama secara berkelanjutan.

Maigus Nasir mengatakan langkah tersebut sejalan dengan visi Kota Padang, yakni menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang yang pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya menuju kota yang maju dan sejahtera.

Menurutnya, Pemko Padang terus berkomitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama melalui berbagai program yang melibatkan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta FKUB.

"Kami ingin terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat agar kehidupan masyarakat Kota Padang tetap harmonis, rukun, dan saling menghormati dalam keberagaman. Kerukunan merupakan modal penting untuk mendukung pembangunan Kota Padang yang berlandaskan agama dan budaya," ujar Maigus Nasir.

Ia menambahkan, setelah agenda tersebut, Pemko Padang akan melanjutkan koordinasi serupa dengan Pemerintah Kota Bekasi, Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, FKUB Kota Bekasi, serta Setara Institute.

"Semoga sinergi ini semakin memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Padang. Setelah ini, kami akan melanjutkan agenda koordinasi serupa dengan Pemko Bekasi, Kantor Kemenag Kota Bekasi, dan FKUB Kota Bekasi, serta Setara Institute," katanya.

Ketua Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI, Muhammad Adib Abdushomad, menyambut baik kunjungan Pemko Padang bersama FKUB sebagai bentuk komitmen daerah dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, FKUB, dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya.

"Sinergi antara pemerintah daerah, FKUB, dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya," ujar Muhammad Adib Abdushomad.

Pada kunjungan ke Kemendagri, Kasubdit Pembinaan Kerukunan Suku, Umat Beragama, Ras, Golongan, dan Penghayat Kepercayaan pada Direktorat Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum, Hartono, mengapresiasi komitmen Pemko Padang dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama melalui kolaborasi lintas sektor.

Menurut Hartono, keberhasilan menjaga kerukunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta FKUB.

"Kerukunan merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, FKUB, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar potensi konflik dapat dicegah sejak dini dan kehidupan masyarakat tetap harmonis," ujarnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#FKUB Kota Padang #kementerian agama #pemko padang #Kemendagri #kerukunan umat beragama