Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Masuk Jurang 50 Meter, Sekeluarga Selamat: Rem Blong, Truk Seruduk Delapan Kendaraan

Yuwardi Tanjung • Kamis, 24 April 2025 | 10:14 WIB

HILANG KENDALI: Truk bermuatan besi setelah menabrak delapan kendaraan karena mengalami rem blong di kawasan Bukit Berbunga Silaiang Bawah, Kota Padangpanjang siang kemarin.(YUWARDI/PADEK)
HILANG KENDALI: Truk bermuatan besi setelah menabrak delapan kendaraan karena mengalami rem blong di kawasan Bukit Berbunga Silaiang Bawah, Kota Padangpanjang siang kemarin.(YUWARDI/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Kecelakaan tragis kembali terjadi di turunan Silaiang, Kota Padangpanjang. Kali ini satu unit truk yang diduga mengalami rem blong, menyeruduk delapan kendaraan lainnya di kawasan Bukit Berbunga Silaiang Bawah sekira pukul 11.30 WIB, Rabu (23/4).

Keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian peristiwa (TKP) menyebutkan, kecelakaan bermula ketika truk bermuatan besi dari arah Padangpanjang meluncur seperti kehilangan kendali.

Truk meluncur di jalur kanan, mendahului jejeran kendaraan lain yang mengantre karena adanya pemberlakukan buka tutup arus lalu lintas.

Alhaqqi Shaum Syalma, 33, yang merupakan korban pertama yang ditabrak truk Hino Nopol BA 8006 NU tersebut. Dia melaju dari arah Padang ke Padangpanjang.

Pengendara N-Max BA 3847 GR itu mengaku menghentikan laju kendaraannya, karena melihat satu unit minibus jenis Innova meluncur dari arah depannya di jalur kanan.

“Karena tepat di belakang Innova itu ada truk yang seperti hilang kendali menghatam tebing di sisi kanan dari atas, saya spontan melepaskan kendaraan dan berlari ke sisi lain jalan. Saya melihat motor di tabrak dan diseret sampai truk itu berhenti setelah menabrak sejumlah kendaraan lainnya,” ungkap Alhaqqi di TKP.

Pengemudi truk milik salah satu toko bangunan di Padangpanjang ini, Asril Yasri, 45, mengaku dirinya tidak menyangka akan mengalami kerusakan fungsi rem pada truk tersebut.

Pasalnya beberapa saat sebelum kejadian, dirinya sempat mengisi BBM dan berhenti ketika terjadi antrean kendaraan karena adanya sistem buka tutup arus lalu lintas.

Namun baru saja beberapa meter meluncur dengan prosneling 2, rem tiba-tiba sudah tidak berfungsi. Mengetahui kondisi tersebut, dirinya memutuskan mengambil jalur kanan dan berusaha menggilas parit di kaki tebing untuk menghentikan laju kendaraan.

“Begitu rem hilang fungsi, yang ada dipikiran hanya menghindari kendaraan lain jangan jadi korban. Saya menabrakan ke tebing sebelah kanan, ternyata truk tidak berhenti dan stir membanting ke kiri hingga menabrak sejumlah kendraan. Saat itu fungsi stir juga sudah tidak bisa dikendalikan, karena mesin sudah mati sendiri,” tutur Asril saat masih di IGD RS Yarsi Padangpanjang.

Kasat Lantas Polres Padangpanjang, Iptu Jamalluddin membenarkan telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit truk, lima minibus dan tiga kendaraan bermotor.

Masing-masing truk Hino BA 8006 NU menabrak mobil jenis Honda Jazz BM 1373 ME, Daihatsu Grandmax BA 8290 MZ, Honda Jazz BA 1690 LK, Toyota Avanza BA 1890 IC dan Honda HRV BA 1443 AAG.

“Kemudian kecelakaan juga melibatkan kendaraan bermotor Yamaha N-Max BA 3847 GR, Yamaha Mio M3 BA 2457 LJ dan Yamaha Mio Soul BH 2840 NC. Peristiwa kecelakaan terjadi sekira pukul 11.30 WIB, yang diakibatkan karena truk mengalami rem blong,” beber Jamalluddin di TKP.

Jamalluddin mengatakan, kejadian bermula ketika truk Hino yang dikemudikan Asril Yasri dari arah Padangpanjang menuju Padang, setibanya di TKP (Bukit Berbunga) mengalami rem blong dan menabrak kendaraan lainnya yang berada di depan.

Selain menimbulkan kerusahkan berat dan ringan pada kendaraan, kecelakaan juga mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka-luka.

“Sebanyak 11 orang yang merupakan sopir dan penumpang kendaraan korban kecelakaan dilarikan ke RS Yarsi dan telah mendapatkan perawatan. Sementara untuk kendaraan yang terlibat, empat minibus dan tiga kendaraan bermotor sudah dievakuasi dan diamankan di Mapolres. Sementara untuk satu minibus lainnya belum bisa dievakuasi karena berada di jurang sedalam lebih kurang 50 meter. Sedangkan truk menunggu armada lainnya untuk memindahkan muatan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Jamalluddin kembali mengimbau agar pengemudi dan pengendara untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kesiapan fisik serta kodisi kendaraan yang akan digunakan.

“Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sebaiknya setiap kita hendak berkendara itu memperhatikan kesiapan fisik serta kondisi kendaraan,” imbau Jamalluddin sembari menyebut prakiraan kerugian materil Rp 50 juta.

Sekeluarga Selamat

Terkait minibus Daihatsu Grandmax BA 8290 MZ yang terguling ke jurang, dikemudikan Sutrisman hendak menuju Kota Padang untuk berlibur bersama isteri dan kedua anaknya.

Beruntung dalam kejadian tersebut, keluarga asal Payakumbuh tersebut bisa keluar dengan selamat dibantu warga dan dilarikan ke rumah sakit.

Sutrisman ketika di rumah sakit, mengaku mengalami sakit serta luka pada kaki dan sudah mendapat perawatan. Demikian juga isterinya, Vivi Fitrianti, 35 dan kedua anaknya Aqila Dwi Azzahra, 8, dan Ibnu Ahmad As Sami, 11 bulan, juga hanya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang.

“Kami hendak ke Padang untuk berlibur dan membawa anak-anak bermain. Ketika situasi antre macet, mobil kami ditabrak hingga terguling ke jurang. Namun bersyukur, saya dan isteri serta ke dua anak-anak hanya luka ringan. Anak yang kecil mengalami luka jahit di kening,” jawab Sutrisman ditemui terpisah.

Sementara itu di IGD RS Yarsi Padangpanjang, dr Zafran menyebut kondisi korban kecelakaan beruntun dari Bukit Berbunga Silaiang Bawah hanya menderita luka-luka ringan. Setelah dilakukan observasi selama dua jam, korban sudah diperbolehkan pulang.

“Tidak ada yang dikategorikan luka berat, hanya terdapat beberapa harus diberikan jahitan pada luka. Saat ini semua korban yang masuk, sudah diperbolehkan pulang. Termasuk supir truk yang mengeluhkan nyeri dada, hasil rontgen menunjukkan kondisi aman,” terang Zafran. (wrd)

Editor : Novitri Selvia
#truk rem blong #Silaiang Bawah #lakalantas #Bukit Berbunga