PADEK.JAWAPOS.COM-Aksi pelemparan batu terhadap pengguna jalan kembali terjadi. Kali ini, seorang pengendara mobil Suzuki Karimun bernama Aliaty menjadi korban saat melintas di Jalan Lintas Pariaman-Lubuakaluang, tepatnya di Korong Bayur, Nagari Pauhkamba, Kecamatan Nan Sabaris.
Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna jalan, terutama mereka yang sering melintas di kawasan tersebut.
Aliaty, yang akrab disapa Lia, menuturkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.10.
Saat itu, ia bersama seorang penumpang sedang dalam perjalanan menuju Kecamatan Batanganai. Saat melewati kantor Bawaslu Padangpariaman, ia melihat seseorang berdiri di pinggir jalan sebelah kiri dengan gerak-gerik mencurigakan.
“Saya melihat seseorang mengenakan jaket hitam, bertubuh kurus dan tinggi, dengan wajah oval serta rambut lurus sedikit panjang. Orang tersebut terlihat mengambil batu sebesar kepalan tangan dari pinggir jalan,” ungkap Lia, kemarin.
Pada awalnya, Lia dan temannya mengira batu tersebut akan digunakan untuk mengusir hewan liar seperti anjing atau kucing. Namun, mereka dikejutkan oleh suara dentuman keras yang berasal dari bagian belakang kiri mobil.
Lia dan rekannya yang berada di dalam mobil merasa ketakutan dan tidak langsung turun untuk memeriksa kondisi kendaraan. Mengingat mereka semua perempuan, mereka memilih untuk melanjutkan perjalanan hingga tiba di tujuan.
Setelah sampai, Lia memeriksa mobilnya dan mendapati besi penyangga barang di bagian atas sebelah kiri mengalami lecet akibat hantaman benda keras.
“Ini jelas sebuah bentuk teror, karena ada unsur kesengajaan. Jika orang tersebut memang berniat melempar hewan liar, tentu batu hanya mengenai bagian bawah mobil, bukan bagian atas,” tegas Lia.
Beruntung, lemparan batu tidak mengenai kaca atau spion mobil yang berpotensi pecah. Lia juga mengkhawatirkan dampak lebih besar jika batu tersebut mengenai pengendara motor atau pejalan kaki yang melintas di lokasi kejadian.
Kasus ini menambah daftar panjang aksi pelemparan batu terhadap pengguna jalan yang bisa membahayakan keselamatan. Lia berharap pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk meningkatkan keamanan di jalur tersebut.
“Saya bersyukur karena hanya bagian mobil yang lecet. Namun, bagaimana jika kejadian ini menimpa pengendara motor? Tentu dampaknya bisa lebih fatal,” tambahnya.
Pantauan Padang Ekspres, tidak terlihat adanya sosok mencurigakan di sepanjang Jalan Lintas Pariaman-Lubuakaluang, kemarin. Termasuk tindakan pelemparan batu yang dilakukan ke jalan. (apg)
Editor : Novitri Selvia