Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padangpariaman Alami Kerusakan 2.400 Ha Sawah, Mentan Janji Biayai Pemulihan Total

Aris Prima Gunawan • Senin, 19 Januari 2026 | 20:24 WIB

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis memaparkan dampak banjir dan longsor yang merusak sektor pertanian daerahnya dalam Rakernas APKASI XVII di Kota Batam, Senin (19/1/2026).
Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis memaparkan dampak banjir dan longsor yang merusak sektor pertanian daerahnya dalam Rakernas APKASI XVII di Kota Batam, Senin (19/1/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis memaparkan dampak banjir dan longsor yang merusak sektor pertanian daerahnya dalam Rakernas APKASI XVII di Kota Batam, Senin (19/1/2026).

Pemaparan disampaikan pada sesi dialog bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

JKA mengungkapkan lebih dari 2.400 hektare lahan pertanian rusak dan 1.200 hektare sawah hilang akibat bencana di Sumatera Barat.

“Padangpariaman seperti mundur 20 tahun. Banyak lahan tertutup lumpur hingga 70 sentimeter sampai 1,5 meter, bahkan ada yang hilang total akibat perubahan alur sungai,” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan tersebut mengancam keberlanjutan hidup petani dan stabilitas ekonomi wilayah. JKA mencatat 700–800 petani kehilangan sumber penghidupan.

“Ini bukan sekadar soal lahan, tapi soal masa depan petani kami. Jika tidak segera ditangani, dampaknya akan panjang dan serius,” katanya.

Dalam forum itu, JKA meminta dua dukungan utama dari Kementerian Pertanian: pencetakan ulang 1.200 hektare sawah yang hilang, serta pengembangan komoditas unggulan daerah seperti kelapa, kakao, pinang, dan jambu mete.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons cepat dan memastikan pemerintah pusat siap membantu penuh.

Insya Allah, 2.400 hektare lahan rusak dan 1.200 hektare lahan yang hilang menjadi tanggung jawab saya. Akan kami biayai melalui skema swakelola agar manfaatnya langsung ke petani. Pupuk dan pembangunan kembali lahan kami tanggung,” tegasnya.

Ia juga membuka dukungan untuk komoditas jambu mete dan kakao sesuai kebutuhan daerah.

Rakernas APKASI XVII yang dihadiri bupati se-Indonesia itu mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”, menjadi ruang bagi kepala daerah menyampaikan kondisi riil sekaligus menjajaki dukungan konkret pemulihan sektor pertanian.(apg)

Editor : Hendra Efison
#Mentan Andi Amran #Rakernas APKASI Batam #lahan pertanian rusak #Banjir longsor Padangpariaman