Dalam pertemuan tersebut, mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah setempat.
Risdianto menjelaskan, reses merupakan agenda resmi DPRD yang dilaksanakan secara berkala sebanyak tiga kali dalam setahun. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) guna menyerap aspirasi sekaligus mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Reses ini dilakukan di wilayah dapil masing-masing. Untuk dapil saya mencakup lima kecamatan, yaitu VII Koto, V Koto, VII Koto Padang Sago, V Koto Timur, dan VII Koto Patamuan,” ujar Risdianto.
Menurutnya, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat memiliki peran penting agar berbagai permasalahan riil dapat dipahami secara langsung, tidak hanya melalui laporan tertulis.
“Dengan bertemu langsung, masyarakat bisa menyampaikan apa yang benar-benar mereka butuhkan. Ini menjadi kekuatan utama fungsi perwakilan DPRD,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Risdianto juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Di antaranya pembangunan pagar di SD Camapago Barat yang dinilai penting untuk menunjang keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, di wilayah Kecamatan V Koto juga telah dilakukan rehabilitasi Gedung TK Afifah pada tahun 2025 serta pengadaan alat pembelajaran kesenian lokal tambua tasa di lima Sekolah Dasar Negeri.
“Setiap aspirasi yang masuk akan kami petakan dan diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan yang paling mendesak. Bukan sekadar keinginan,” tegasnya.
Risdianto menambahkan, apabila usulan masyarakat tidak dapat direalisasikan melalui Pokir DPRD, maka pihaknya akan mengoordinasikannya dengan organisasi perangkat daerah terkait.
“Semua aspirasi hari ini kami catat dan akan kami bawa ke pembahasan di DPRD Kabupaten Padangpariaman untuk diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, dalam kegiatan reses tersebut, masyarakat mengusulkan sejumlah pembangunan infrastruktur, di antaranya kelanjutan pembangunan jalan lingkar di Balai Parupuak, penyelesaian pembangunan talud di Camapago Barat, pembangunan rabat beton atau pengaspalan jalan dari Aia Cama menuju SMK Negeri 1, serta pembangunan jembatan penghubung dari Aia Cama ke Kurao, Korong Sungai Jilatang.
Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan di tingkat legislatif dan diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Padangpariaman pada periode mendatang. (apg)
Anggota DPRD Padangpariaman Risdianto menggelar reses di Camapago Barat. Warga menyampaikan aspirasi pembangunan infrastruktur seperti jalan, talud, dan jembatan.
Kalau mau, aku bisa bantu **menyesuaikan dengan gaya politik pemerintahan** atau bikin **versi ringkas untuk rilis cepat** ????️
Editor : Adetio Purtama