Sebagai sosok muda yang energik, Muhajir Muslim mengajak generasi muda untuk menjadi garda depan dalam pembentukan karakter, moral, dan kepemimpinan demi kemajuan masa depan Kota Pariaman.
Muhajir Muslim lahir dari keluarga pendidik dan aktif di organisasi sejak kecil. Kedua orangtuanya merupakan aktivis Muhammadiyah, dan ayahnya adalah tokoh politik yang menjadi inisiator Partai Keadilan di Pariaman, kini bertransformasi menjadi PKS.
Ia menempuh pendidikan di Perguruan Islam Ar Risalah (SMP dan MAS), kemudian LIPIA Jakarta, dan Universitas Al Azhar, Mesir.
Di Al Azhar, kemampuan organisasinya berkembang melalui jabatan di Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir serta organisasi Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau Mesir.
Berdasarkan pengalaman sebagai guru dan latar belakang religius keluarga, Muhajir memutuskan terjun ke dunia politik untuk berkontribusi lebih luas dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Pariaman.
“Saya berharap dengan menjadi anggota dewan bisa memainkan peran penting dalam menentukan arah kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk generasi mudanya,” ujarnya di rumah dinas, Jumat (27/10/2025).
Ia menegaskan komitmennya melanjutkan kiprah orangtuanya dalam perjuangan masyarakat, termasuk program unggulan “1 Desa 1 Rumah Al-Quran” dan perhatian terhadap kesejahteraan guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA).
Program ini sejalan dengan inisiatif Pemerintah Kota Pariaman melalui program “1 Rumah 1 Tahfiz” yang digagas Walikota Yota Balad.
DPRD Kota Pariaman telah menganggarkan dana untuk pelatihan guru berbasis sertifikasi guna mendukung program ini.
Selain itu, sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Pariaman, ia juga menekankan pengelolaan anggaran yang efisien.
"Kami memastikan setiap rupiah yang dianggarkan memiliki efek dan nilai produktivitas signifikan, dengan prioritas pada kebutuhan mendesak masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, DPRD akan mengawasi dan mengevaluasi penggunaan APBD untuk memastikan efektivitas dan efisiensi.
Salah satu fokus lain adalah pengembangan sport tourism di Pariaman sebagai upaya peningkatan ekonomi lokal.
Muhajir mengingatkan pentingnya membangun jembatan aspirasi dengan konstituen melalui reses, dengar pendapat, dan diskusi publik di lapau, masjid, dan tempat lainnya.
Dalam peringatan Sumpah Pemuda ke-97, ia mendorong generasi muda Kota Pariaman untuk berkreasi, berinovasi, dan membangun karakter moral yang baik.
Melalui kegiatan pokok pikiran, Muhajir telah melaksanakan asesmen pemetaan minat dan bakat siswa SMP di Pariaman Timur dan Pariaman Selatan, bertujuan menemukan potensi siswa serta membentuk generasi unggul dan berdaya saing.
“Dengan kolaborasi dan kebersamaan, pemuda dapat memberikan dampak signifikan bagi pembangunan Kota Pariaman,” kata Muhajir.(*)
Editor : Heri Sugiarto