Total dana yang disalurkan mencapai Rp8,2 miliar untuk periode Oktober–Desember 2025, dengan nominal Rp300.000 per orang per bulan.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyebut Kota Pariaman sebagai kota pertama yang menerima BLTS Kesra dari Kementerian Sosial RI.
Ia menekankan bahwa program ini bersifat sementara dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria penerima.
“Bantuan ini diharapkan digunakan untuk kebutuhan pokok dan gizi keluarga, bukan untuk konsumtif atau modal usaha,” ujar Yota.
Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman, M. Rum, menjelaskan penyaluran BLTS Kesra dilakukan melalui empat jalur: PT Pos (4.156 keluarga), BRI (4.951 keluarga), BNI (4 keluarga), dan Mandiri (1 keluarga). Penyaluran berlangsung selama dua hari, 22–23 November 2025, dengan dukungan PT Pos Indonesia.
Program BLTS Kesra bertujuan menjaga stabilitas sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi di tingkat daerah, sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemko Pariaman dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison