Perbaikan tersebut merupakan realisasi pokok-pokok pikiran (Pokir) Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim.
Kepala SMPN 6 Pariaman, Ely Suryani, mengatakan rehabilitasi sangat membantu sekolah karena sejumlah ruang sebelumnya mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan plafon.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan rehabilitasi ini. Ruang kelas menjadi lebih nyaman dan proses belajar mengajar bisa berjalan lebih maksimal,” ujar Ely, Senin (15/12/2025).
Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kota Pariaman atas realisasi Pokir tersebut dan berharap program rehabilitasi dapat berlanjut, mengingat masih ada ruang kelas lain serta fasilitas toilet yang membutuhkan perbaikan.
Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, menjelaskan rehabilitasi dilakukan pada dua ruang kelas dan satu UKS dengan total anggaran sekitar Rp120 juta, difokuskan pada perbaikan atap dan plafon.
“Perhatian utama kami adalah kenyamanan siswa saat belajar. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” kata Muhajir.
Ia menegaskan, usulan rehabilitasi lanjutan akan terus diperjuangkan melalui pembahasan APBD berikutnya.
Selain itu, peluang kolaborasi dengan DPR RI juga terbuka, termasuk melalui pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) BUMN jika kondisi dinilai mendesak.
Muhajir berharap keterbatasan fasilitas yang masih ada tidak mengurangi semangat belajar siswa, justru menjadi pemicu untuk lebih giat menuntut ilmu.
Ia menambahkan, sebagian besar Pokir DPRD Kota Pariaman diarahkan pada sektor pendidikan, baik rehabilitasi fisik sekolah maupun pengembangan minat dan bakat peserta didik.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Eka Putra Pernanda, menyatakan pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi lanjutan ke Kementerian Pendidikan.
“Kami sudah melengkapi seluruh dokumen usulan rehabilitasi SMPN 6 Pariaman dan saat ini masuk tahap verifikasi. Mudah-mudahan dapat segera diakomodasi,” ujarnya.(nia)
Editor : Hendra Efison