Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Mulyadi, Sekda Afrizal Azhar, jajaran OPD, TNI AD, perwakilan Pengadilan Negeri, personel Polres Pariaman, dan masyarakat.
Yota Balad menyampaikan, “Sesuai surat edaran Mendagri, kita dilarang merayakan tahun baru secara berlebihan. Tidak ada musik, petasan, atau hiburan lain, tetapi diisi kegiatan positif seperti tausiyah dan doa bersama.”
Wali kota menambahkan kegiatan ini menyesuaikan kondisi saat ini, di mana beberapa daerah di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara masih terdampak musibah hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres, TNI, dan masyarakat atas penanganan banjir yang melanda Kota Pariaman sebelumnya.
“Refleksi di akhir Tahun 2025 ini diharapkan memperkuat kekompakan yang telah dibina, sehingga tahun 2026 dapat berjalan lebih baik,” ujar Yota Balad.
Selain kegiatan pengajian, Polres Pariaman menyediakan kudapan gratis untuk masyarakat, antara lain Gorengan Perai (GoPer), air mineral gelas, dan buah semangka, bagi pengunjung yang melintasi Kantor Satpolairud.(*)
Editor : Hendra Efison