JAWI-JAWI I —Gedung ke-2 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pariaman resmi digunakan setelah diresmikan Wali Kota Pariaman Yota Balad, Selasa (7/4/2026), di Kelurahan Jawi-Jawi 1, Kecamatan Pariaman Tengah.
Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan non-formal. Gedung baru tersebut diharapkan menjadi pusat pelatihan dan pembelajaran yang lebih representatif bagi masyarakat.
Yota Balad menyampaikan, kehadiran gedung baru ini bertujuan memperkuat peran SKB sebagai wadah pendidikan alternatif bagi masyarakat yang ingin mengembangkan keahlian maupun menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah.
“Pendidikan adalah hak segala bangsa, tanpa memandang status sosial maupun kondisi fisik. Dengan adanya gedung baru ini, kita ingin SKB Pariaman menjadi wadah yang lebih kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil dan berdaya saing,” ujarnya.
Baca Juga: Halte Trans Padang Rusak Ditabrak Innova, Layanan Terganggu
Ia menambahkan, SKB Kota Pariaman terbuka bagi seluruh masyarakat, tidak hanya warga setempat. Program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C dapat diikuti tanpa dipungut biaya.
Fasilitas dari Program Revitalisasi 2025
Gedung ke-2 SKB Kota Pariaman dibangun melalui bantuan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus pada program revitalisasi gedung dan mobiler Tahun 2025.
Dalam program tersebut, Pemko Pariaman menerima pembangunan dua ruang kelas, satu toilet, serta satu ruang praktik tata boga lengkap dengan perabotnya. Total anggaran pembangunan mencapai Rp1,19 miliar.
Peran Strategis SKB
Yota Balad menegaskan, SKB memiliki peran strategis sebagai satuan pendidikan non-formal yang memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat. Program yang disediakan meliputi Pendidikan Kesetaraan (Paket A, B, dan C), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta kursus dan pelatihan keterampilan.
Baca Juga: Jalan Padang–Solok Rusak Parah, Pengendara Keluhkan Bahaya
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, mengatakan pembangunan gedung ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik di bidang pendidikan.
“Ini bukan sekadar seremonial, namun wujud perhatian terhadap peningkatan kompetensi pendidik, pelayanan publik, serta karakter warga belajar SKB Kota Pariaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, program SKB sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan mutu pendidikan di semua jenjang, dengan mengusung tema “Generasi Emas, Mandiri, dan Adaptif” (GEMA).
Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Padang Naik, Belanja Rp200 Ribu Kini Tak Cukup
Ribuan Peserta Didik
Saat ini, SKB Kota Pariaman memiliki sekitar 2.113 peserta didik, baik dari dalam maupun luar daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 710 orang telah dinyatakan lulus.
Sebagian lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program “Satu Keluarga Satu Sarjana” (Saga Saja). Selain itu, SKB juga menyediakan pelatihan life skill seperti tata boga, tata kecantikan kulit, menjahit sprei, serta fasilitas laboratorium ujian.(*)
Editor : Hendra Efison