PARIAMAN—Sebanyak 75 generasi muda dan pelaku UMKM di Kota Pariaman mengikuti pelatihan Aktif Native Advertising yang digelar di Balairung Pandopo Wali Kota Pariaman, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini diinisiasi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sebagai upaya membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam produksi konten video dan penyusunan narasi promosi sesuai standar nasional.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf RI, Cecep Rukendi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Kota Pariaman.
Ia menyebut daerah tersebut memiliki potensi alam, budaya, dan kreativitas yang dinilai layak untuk dikembangkan hingga tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Panen Raya di Pariaman Capai 14 Ton, Irigasi Anai II Kembali Hidupkan Sawah Petani
Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, mulai 17 hingga 18 April 2026, dengan melibatkan berbagai mitra seperti Indonesia Digital Association, Canva, Appo, dan National Geographic.
Menurut Cecep, peserta dibekali kemampuan fotografi profesional, teknik periklanan, serta jurnalisme digital agar mampu mempromosikan potensi daerah melalui platform digital secara luas.
Ia menambahkan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi generasi muda dan pelaku UMKM, sekaligus menghasilkan konten informasi yang benar dan beretika di ruang digital.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyatakan kegiatan tersebut menjadi kebanggaan bagi daerahnya karena terpilih sebagai lokasi pelatihan dari Kemenekraf di antara lebih dari 500 kabupaten dan kota.
Baca Juga: Transportasi Umum Berkelanjutan: Jalan Menuju Kota Padang yang Lebih Layak, Bersih, dan Inklusif
Ia menilai pelatihan ini sejalan dengan Program Unggulan Pemerintah Kota Pariaman, yakni Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga.
Menurutnya, materi yang diberikan mencakup teknik pengambilan gambar, penyusunan konten iklan, serta dasar-dasar jurnalistik yang dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan produk lokal.
Yota berharap peserta mampu menjadi pengiklan, fotografer, dan jurnalis digital yang profesional sehingga dapat meningkatkan daya tarik Kota Pariaman bagi masyarakat luas dan wisatawan.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah di Seberang Palinggam Padang, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Serikat Media Siber Indonesia Sumatera Barat dan SMSI Kota Pariaman sebagai bagian dari penguatan ekosistem media digital di daerah.
Pelatihan ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam mendorong promosi produk lokal dan potensi daerah melalui pemanfaatan teknologi digital yang semakin berkembang.(*)
Editor : Hendra Efison