Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Yota Balad: Huntap Sepablock Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Permukiman Tangguh Bencana

ZikriNiati ZN • Jumat, 10 Juli 2026 | 21:15 WIB
Wako Pariaman Yota Balad menyebut Huntap Sepablock di Desa Sintuak, Pariaman Utara, menjadi investasi jangka panjang untuk mewujudkan permukiman tangguh, aman, dan layak bagi warga terdampak bencana, Jumat (10/7/2026).
Wako Pariaman Yota Balad menyebut Huntap Sepablock di Desa Sintuak, Pariaman Utara, menjadi investasi jangka panjang untuk mewujudkan permukiman tangguh, aman, dan layak bagi warga terdampak bencana, Jumat (10/7/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– Kota Pariaman kini memiliki Hunian Tetap (Huntap) Mandiri pertama yang dibangun menggunakan teknologi Sepablock (Semen Padang Bata Interlock).

Rumah tersebut diserahkan kepada Emridona, warga terdampak bencana hidrometeorologi, sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan hunian yang lebih aman, layak, dan tangguh terhadap risiko bencana.

Hunian tersebut menjadi tonggak baru dalam program rehabilitasi pascabencana di Kota Pariaman. Selain mempercepat pemulihan warga terdampak, pembangunan rumah berbasis teknologi inovatif itu diharapkan menjadi model penanganan permukiman yang lebih berkualitas di daerah rawan bencana.

Rumah yang diterima Emridona dibangun menggunakan teknologi Sepablock, produk inovatif PT Semen Padang berupa sistem bata interlock yang dirancang untuk mempercepat proses konstruksi sekaligus menghasilkan bangunan yang lebih kuat dan ramah lingkungan.

Teknologi tersebut telah memenuhi standar konstruksi yang ditetapkan pemerintah sehingga dinilai layak diterapkan dalam pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana. Penggunaan sistem bata interlock juga mendukung pembangunan rumah yang lebih efisien tanpa mengurangi aspek keselamatan konstruksi.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang terus memberikan dukungan dalam percepatan penyediaan hunian tetap bagi warga terdampak bencana di daerahnya.

Menurutnya, kehadiran Huntap Mandiri berbasis Sepablock menjadi langkah maju dalam menghadirkan rumah yang lebih aman sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana di Kota Pariaman.

"Rumah ini menjadi istimewa karena merupakan Huntap Mandiri pertama di Kota Pariaman yang dibangun menggunakan teknologi Sepablock oleh PT Semen Padang, sebuah produk bata inovatif yang ramah lingkungan dan telah teruji tahan gempa," kata Yota Balad.

Hunian Layak Sekaligus Perkuat Ketahanan Permukiman

Yota menilai pembangunan Huntap berbasis Sepablock tidak hanya berfungsi menggantikan rumah yang rusak akibat bencana, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan ketahanan kawasan permukiman.

Ia berharap rumah tersebut dapat menjadi contoh pembangunan hunian yang aman bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki potensi terdampak bencana hidrometeorologi.

Menurutnya, keluarga penerima kini memiliki kesempatan memulai kehidupan baru di lingkungan yang lebih layak dibandingkan tempat tinggal sebelumnya yang berada di kawasan dengan tingkat kerawanan lebih tinggi.

Pembangunan Huntap Mandiri juga menjadi bukti bahwa proses rehabilitasi pascabencana tidak berhenti pada penanganan darurat, melainkan berlanjut hingga masyarakat memperoleh tempat tinggal yang aman dan nyaman untuk dihuni.

Pemanfaatan teknologi konstruksi yang telah memenuhi standar pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas bangunan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.

Dengan hadirnya Huntap pertama berteknologi Sepablock di Kota Pariaman, pemerintah berharap inovasi konstruksi karya anak bangsa tersebut dapat menjadi salah satu solusi pembangunan rumah yang cepat, kuat, ramah lingkungan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana.(*)

Editor : Hendra Efison
#huntap sepablock #Huntap Pariaman #Permukiman Tangguh Bencana #Yota Balad #Bencana hidrometeorologi