Dapur Bintang 5758 di Jln Jhoni Anwar I Lapai itu memang terbilang ramai pengunjung yang makan di tempat, maupun yang membungkus pesanannya untuk disantap di rumah bersama keluarga. Tak bisa dipungkiri, menu andalan seperti Udang, Cumi, Gurami, Ayam, dan nasi goreng, memiliki citarasa khas hotel berbintang.
"Menu andalan saya memang yang mengarah-arah ke seafood. Itu sudah saya lakoni sejak menjadi koki di Pangerans Beach sejak 2001 sampai 2020," ujar Khairul, di sela-sela kesibukannya membuat pesanan pengunjung, Rabu (4/1/2023).
Seingatnya, pengunjung paling banyak memesan Ayam Geprek Bule, lalu Gurami Saus Pedas, Udang Asam Manis, dan Cumi Goreng Tepung.
Varian menu andalan lainnya yakni; Gurami Saus Tiram, gurami Asam Manis, dan Gurami Saus Padang, Cumi Rica-rica, Cumi Asam Manis, Cumi Saus Padang, Cumi Saus Pedas, Udang Goreng Tepung, Udang Saus Padang, Udang Saus Pedas, Ayam Rica-rica, Ayam Geprek DB, Ayam Saus Padang, Saus Asam Manis dan Ayam Saus Pedas.
Bagi penyuka nasi goreng (Nasgor), Dapur Bintang 5758 juga jago membuat Nasgor Seafood, Nasgor Ayam Bakso, Kwetiau Goreng Seafood, Kwetiau Siram Seafood, Kwetiau Ayam Bakso, Ifumie Siram Seafood, Ifumie Goreng Ayam Bakso, Ifumie Siram Ayam Bakso.
Terasa lengkap aneka menu hidangan ini disantap pengunjung jika ditemani aneka jus, minuman dingin maupun hangat. Namun, bagi yang sekadar ngopi bareng teman, pas sekali sambil diskusi ditemani menu Kentang Goreng, Tahu Mandi, dan Fuyunghai.
Diminta menceritakan awal ia banting stir, Khairul Mustakin yang sukses mempersunting gadis Bukittinggi pujaannya itu mau membagi kisah. "Saat itu, awal 2020 Covid-19 ikut merebak di Kota Padang, tamu hotel turun drastis. Saya juga melihat beberapa chef senior di akhir karier nasibnya kurang memadai. Lalu saya berpikir, waah ini parah nih, saya harus buka usaha sendiri selagi masih ada tenaga. Maka tekad makin bulat untuk resign, dan saya harus merintis usaha sendiri," ujar Khairul, mengenang.
Maka 2020 itu, lanjutnya, mulailah dirintis usaha yang pas dengan kemampuannya, yakni masak-memasak. "Mulai dari mencari lokasi, mencari tukang masak yang akan membantu saya nantinya, mencari pinjaman bank untuk modal awal karena pesangon saya hanya cukup untuk membayar pinjaman bank," ungkap Ayah dari dua putri dan seorang putra ini.
Awal tahun 2023 ini, Khairul sudah memperpanjang kontrak tempatnya di Lapai tersebut. Lokasinya persis di depan toko pakaian second. Kalau dari Simpang Tinju, Dapur Bintang 5758 berada di sisi kiri, dan tentu saja dari arah Simpang Presiden Khatib Sulaiman, kedai kuliner seafood ini ada di sisi kanan jalan.
"Saat ini saya lagi mencari satu atau dua orang lagi yang akan membantu saya memasak. Sebab tahun 2023 ini saya akan menambah menu Kepiting. Saya harus menambah karyawan yang jujur dan terampil. Karyawan yang sekarang ini, saya cari langsung ke Lampung," ceritanya.
Khairul berharap usaha kuliner seafood yang dirintisnya ini semakin berkembang. Sesuai nama yang disematkan pada usahanya, Dapur Bintang 5758 yakni dapur yang bersinar, maju dan mapan. "5758 itu 57 artinya maju, dan 58 mapan," tutup Chef Khairul Mustakin. (hsn) Editor : Hendra Efison