Saat ini wisata perkemahan atau biasa disebut camping ground atau staycation patut untuk dicoba, khususnya di sekitaran Danau Diatas dan Danau Dibawah. Seperti apa rasanya?
Dua danau identik tersebut terletak di Kecamatan Danau Kembar dan Kecamatan Lembah Gumanti. Jika sebelumnya, untuk menikmati danau itu harus berada di dermaga sambil memainkan riak danau, sekarang mulai muncul cara untuk menikmati keindahan alam di sekitaran danau.
Ya, staycation berkonsep camping ground menjadi salah satu konsep yang sedang marak diusung pengelola objek wisata, khususnya di sekitar Danau Kembar (Danau Diatas dan Danau Dibawah).
Apalagi udara di sana sangat sejuk dan dingin, karena terletak di lereng Gunung Talang, sehingga sangat kental dengan hawa pegunungan yang menambah sensasi nikmatnya berkemah.
Danau Kembar berjarak sekitar kurang lebih 65 kilometer dari Kota Padang. Danau tersebut terletak di lereng Gunung Talang pada ketinggian 1.400 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut. Dengan demikian, tentu saja udara dingin nan sejuk sangat dominan.
Kini dengan kehadiran camping ground, pengunjung bisa menikmati keindahan danau lebih intim lagi, baik siang maupun malam. Bahkan lokasi camp pun beragam. Ada camp yang di atas bukit untuk menikmati keindahan danau dari ketinggian, serta juga ada camp dipinggir danau. Pengunjung bisa memilih sesuai selera.
Beberapa tempat camp ground yang cukup diminati di kawasan Danau Kembar tersebut diantaranya, Solok Radjo, Sky Lake Park, Camping Ground Gurundata yang dikelola Pokdarwis setempat, Camp Ground Bukit Jirak, Alahanpanjang Camp Park, Pulau Pimpiang Camp, dan banyak lainnya.
Salah satunya di Sky Lake Park. Tempat itu menjadi jenis wisata ini cukup diminati masyarakat. Bahkan untuk order tempat harus dilakukan jauh-jauh hari, karena jadwal sudah terisi penuh. Maka pemilik memberlakukan sistem booking, minimal 14 hari jelang berkunjung.
Dengan biaya Rp 270 ribu, pengunjung sudah bisa menginap di tipe glamping (2 orang dewasa dan 1 anak). Rp 360 ribu per malam untuk tipe glam cabin. Kemudian jika ingin berkemah saja, atau perlengkapan bawa sendiri, bisa juga dengan harga Rp 140 ribu per malam.
Suasana khas danau kembar sangat kental, dan jangan lupa untuk membawa jaket atau sejenisnya, karena pada malam hari suhu disana sangat dingin, bahkan bisa mencapai 16 derajat celcius.
Pada pagi hari, tentu saja pemandangan eksotis akan menjadi pembuka hari, melihat kabut-kabut pagi silih pergi setelah bosan menutupi hamparan danau.
Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Gurundata Kecamatan Danau Kembar, Hasan Basri mengatakan, awalnya masyarakat disini tidak terlalu tertarik dengan usaha-usaha kepariwisataan karena mereka lebih banyak menggantungkan kehidupan dari pertanian.
Namun, setelah melakukan berbagai sosialisasi, karena Gurundata memiliki sebuah kekuatan untuk maju dalam bidang kepariwisataan yakni kendahan danau Diatas dan Dibawah. Kemudian, pihaknya melakukan pengembangan dan didapatkan ide untuk menjadikan camping ground menjadi penarik wisatawan.
Untuk menikmati panorama danau, di sana juga menyediakan beberapa penginapan seperti camping ground, glamping dan cabin dengan view yang langsung menghadap ke danau di atas dan Gunung Talang.
Pengunjung juga dapat menemukan sunsrise di waktu pagi yang cerah. semua daya tarik wisata produk, dan seluruh atraksi di desa wisata gurun data di kelola bersama pemerintah nagari, ninik mamak, dan seluruh stakeholder masyarakat untuk memberikan dampak ekonomi sosial budaya dan lingkungan melalui pengelolaan desa wisata.
Bagi yang ingin camping juga disediakan tenda serta perlengkapannya, pengunjung bisa menyewa tenda tersebut dengan membayar Rp 200 ribu hingga Rp 650 ribu per tenda, tergantung ukuran tenda.
Seorang pengunjung yang ditemui Padang Ekspres di Sky Lake Park, Rafli asal Kota Solok, mengatakan, berkemah di Danau Kembar merupakan cara lain untuk menikmati sensasi khasnya pemandangan danau berlatar pegunungan.
“Apalagi, secara harga cukup terjangkau, karena di kawasan Danau Kembar banyak yang menyediakan perkemahan maupun kabin,” ujarnya.
Sementara itu, Gian Purnama, 30, warga Kota Solok mengatakan, camping ground sangat cocok untuk wisata bersama keluarga, karena pilihannya juga lengkap.
“Saya membawa keluarga ke sini, dan seru juga, pilihannya tenda juga banyak, ada tenda, glam camp, kabin, jadi tidak perlu khawatir juga, apalagi suasana dan pemandangannya yang indah jika dinikmati malam hari,” tutupnya. (FRIKEL ADILA MENDER—Solok)
Editor : Novitri Selvia