Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wisata Gunung Padang Sepi Saat Libur Nataru 2026, Kunjungan Turun 50% Pascabanjir Bandang

Mengki Kurniawan • Sabtu, 3 Januari 2026 | 16:53 WIB

Wisata Gunung Padang sepi pascabanjir bandang, hanya 100–150 pengunjung per hari, jauh di bawah angka normal.(Foto: Mengki Kurniawan)
Wisata Gunung Padang sepi pascabanjir bandang, hanya 100–150 pengunjung per hari, jauh di bawah angka normal.(Foto: Mengki Kurniawan)
PADEK.JAWAPOS.COM-Sektor pariwisata Kota Padang mengalami kelesuan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 pasca banjir bandang yang melanda pada akhir November 2025. Objek Wisata Gunung Padang mencatat penurunan jumlah pengunjung yang signifikan dibandingkan periode sama tahun-tahun sebelumnya.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (3/1/2026) menunjukkan suasana sepi di pintu masuk pendakian objek wisata setinggi 80 Mdpl itu. Jarang terlihat wisatawan yang biasanya ramai memadati kawasan makam Siti Nurbaya untuk menikmati pemandangan laut dan Kota Padang dari ketinggian.

Penurunan Kunjungan Hingga 50 Persen

Rudi, 42, petugas retribusi Gunung Padang mengungkapkan, angka kunjungan merosot hingga 50 persen. Menurutnya, penurunan ini imbas langsung dari kondisi pascabanjir bandang yang melanda Sumatera Barat, termasuk Padang pada November lalu.

"Pada libur Nataru kali ini, kunjungan menurun drastis hingga 50 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini paling terasa sejak terjadinya bencana banjir bandang di Padang dan beberapa daerah lain di Sumatera Barat," ungkap Rudi, Sabtu (3/1/2026).

Saat cuaca cerah, rata-rata pengunjung hanya berkisar 100 hingga 150 orang per hari. Angka ini jauh di bawah jumlah normal yang bisa menembus angka 500 orang saat musim liburan.

"Saat ini kalau cuaca bagus, pengunjung per hari diperkirakan hanya kisaran 100 hingga 150 orang. Hal ini beda sekali dengan sebelum bencana, di mana jumlah kunjungan bisa mencapai 500 orang, apalagi di musim liburan seperti sekarang," jelas Rudi.

Dampak Ekonomi bagi Warga Sekitar

Sepinya pengunjung berdampak langsung pada ekonomi warga sekitar. Pedagang kecil, petugas parkir, dan pemandu lokal kehilangan potensi pendapatan besar yang biasanya mereka dapatkan setiap momentum pergantian tahun.

Pihak pengelola berharap pemulihan pascabencana berjalan cepat agar kepercayaan wisatawan kembali pulih.

Dukungan promosi dari pemerintah kota juga dinilai krusial untuk membangkitkan kembali gairah pariwisata di Gunung Padang.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#dampak banjir bandang #Libur Nataru 2026 #wisata padang #Pemulihan wisata pascabencana #gunung padang #wisata Gunung Padang #banjir bandang Sumbar #Kunjungan Wisata Gunung Padang