“Alhamdulilah tahun 2021 PT BPR Ophir mampu melakukan rebound kinerja. Baik dari sisi asset, biaya maupun dari sisi laba. Selama tahun 2021 tercatat total asset Rp 39,21 Miliar, realisasi Kredit Rp 23,98 Miliar, Dana Pihak Ketiga Rp 32,44 Miliar. Sementara itu realisasi biaya berhasil diturunkan dengan signifikan. Bebab bunga menurun dan beban operasional turun cukup tajam. Inilah yang membuat kinerja laba terkatrol naik hingga tercatat sebesar Rp101 juta,” ujar Direktur Utama PT BPR Ophir Fahrurazi.
Menurut Fahrurazi, membaiknya kinerja PT BPR Ophir ditahun 2021 lebih dipicu oleh dua hal utama. Pertama naik tinggi Dana Pihak Ketiga dan kedua turun cukup signifikannya beban bunga dan biaya operasional. Dana Pihak Ketiga naik double digit sedangkan beban biaya turun juga double digit. Kinerja yang beranomali inilah membuat laba bersih usaha bisa berubah dari loss menjadi profit.
Aset, Dana dan Biaya
Selama tahun 2021 total asset PT BPR Ophir mulai merangkak naik. Hingga 31 Desember 2021 tercatat total asset sebanyak Rp 39,21 Miliar. Realisasi Asset ini tercapai melampaui target yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank. Selain melampaui target, realisasi asset ini juga bertumbuh 18,07 persen secara year on year.
Begitu juga dengan Dana Pihak Ketiga. Dari audit yang dilakukan akuntan public Bustaman, Ezzedin dan Hery Putranto tercatat total Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 32,44 Miliar atau tumbuh 25,25 persen secara year on year. Dari dua produk penghimpun dana, produk tabungan paling besar kontribusinya. Hingga akhir tahun 2021 tercatat total dana tabungan sebanyak Rp 19,10 Miliar atau tumbuh 33,66 persen secara year on year. Sementara itu dana deposito selama tahun 2021 terhimpun sebanyak Rp 13,34 Miliar atau tumbuh sebesar 14,90 persen secara year on year.
“Dari sisi dana, kita di BPR Ophir tahun 2021 ini benar benar surplus likuiditas. Inilah pulalah yang membuat penempatan dana antar bank naik dari Rp 8,19 Miliar 2020 menjadi Rp 14,80 Miliar ditahun 2021. Surplus likuidtas ini musti dimaksimumkan untuk ekspansi kredit tahun 2022 ini”, ujar Fahrurazi.
Jika Asset dan Dana Pihak Ketiga bertumbuh double digit kondisi sebaliknya justru terpantau dari sisi biaya. Ketika Dana Pihak Ketiga meningkat tajam sebaliknya beban bunga berhasil dipangkas menjadi Rp 1,17 Miliar atau turun sebesar 7,87 persen secara year on year. Begitu juga dengan beban operasi. Hingga akhir tahun 2021 tercatat beban operasional PT BPR Ophir sebesar Rp 3,67 Miliar atau turun 10,71 persen secara year on year.
Kredit dan Pendapatan
Jika Dana Pihak Ketiga betumbuh ditahun 2021, realisasi kredit justru sebaliknya. Hingga akhir Desember 2021 tercatat total kredit yang mampu disalurkan sebanyak Rp 23,98 miliar. Walau tak bertumbuh, namun total pendapatan PT BPR Ophir masih mampu bertumbuh dibandingkan tahun sebelumnya.
“Hingga akhir Desember 2021 tercatat pendapatan bunga sebesar Rp 3,37 Miliar sedangkan pendapatan lainnya sebanyak Rp 409 juta. Secara akumulasi pendapatan yang mampu dibukukan tahun 2021 sebesar Rp 3,78 Miliar”, ujar Fahrurazi.
Laba Bersih Usaha
Bertumbuh asset sepanjang tahun 2021 dan berhasilnya manajemen PT Ophir melakukan efisiensi biaya membawa angin segar bagi kinerja laba. Untuk pertama kali semenjak tiga tahun terakhir PT BPR Ophir kembali bisa membukukan laba.
“Alhamdulillah, setelah minus dalam tiga tahun terakhir, kini PT BPR Ophir kembali bisa membukukan laba. Dari audit yang dilakukan akuntan public …. Tercatat Laba Bersih Usaha PT BPR Ophir sebesar RP 101 Juta. Semoga ini menjadi awal yang baik dan motivasi bagi kami di BPR Ophir agar bisa berkinerja lebih baik lagi”, ujar Fahrurazi.
PT BPR Ophir marupakan BPR yang beroperasinal di Kabupaten Pasaman Barat. BPR ini terbilang cukup unik karena mayoritas pemilik dan nasabahnya tersegmentasi ke pelaku budi daya kelapa sawit.
Membaiknya harga Tandan Buah Sawit (TBS) memasuki Q4/2021 membuat mayoritas nasabah kelebihan likuiditas. Ini bisa terlihat dari melambung cukup tingginya dana tabungan ditahun 2021 ini.
“Alhamdulilah kita sudah mengakhir tahun 2021 dengan baik. Semoga saja ditahun 2022 ini PT BPR Ophir bisa lebih baik lagi. Untuk itu kami membutuhkan dukungan dari semua pihak terutama dari nasabah setia kami PT BPR Ophir” tukas Fahrurazi. (two) Editor : Hendra Efison