Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima, dua orang anak yang sedang bermain di pinggir pantai tiba-tiba terseret ombak besar. Satu korban berhasil diselamatkan oleh warga setempat, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.
"Kami menerima informasi kejadian ini pada pukul 20.04 WIB. Setelah mendapat laporan, tim SAR langsung melakukan persiapan dan koordinasi untuk operasi pencarian," ujar Hendri.
Korban yang berhasil diselamatkan diidentifikasi sebagai Zahid Hamidan R (8), sementara korban yang masih dalam pencarian adalah Urfa (12), keduanya merupakan warga Sikilang, Pasaman Barat.
"Titik terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP) berada pada koordinat 0°06'09.8"N 99°32'26.0"E," jelas Kasi Ops.
Tim SAR Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan mengerahkan lima personil pada pukul 20.19 WIB. Jarak dari pos SAR ke lokasi kejadian mencapai 46,4 kilometer melalui jalur darat, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam.
"Sebelum tim bergerak, kami telah melakukan precom dan excom dengan BPBD Kabupaten Pasaman Barat serta mengusulkan SMC KKS Padang. Kami juga terus berkoordinasi dengan BPBD setempat dan masyarakat di lokasi kejadian," tambah Hendri.
Dalam operasi pencarian ini, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan canggih untuk memaksimalkan upaya pencarian, di antaranya Rescue Car Double Cabin, LCR dengan Mopel 40 PK, Peralatan Komunikasi, Peralatan Navigasi, Peralatan Medis, Drone Thermal dan Aqua Eye dan berbagai peralatan pendukung lainnya.
Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Kabupaten Pasaman Barat dan masyarakat setempat. Tim SAR juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan situasi di lapangan untuk menentukan strategi pencarian yang paling efektif. (*)
Editor : Hendra Efison