Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus serta perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatra Barat.
Hadir dalam rakercab tersebut Kepala BADIKLAT-Da DPD Demokrat Sumbar Ir. H. Yultekhnil, M.M., dan Kepala BAKOMSTRA-Da Ari Prima, S.Pd.I., M.Pd.
Mereka duduk bersama jajaran pengurus DPC Pasbar, di antaranya Plt. Ketua Dr. Ir. H. Eni Kamal, M.Sc., Sekretaris Endra Yama Putra, S.Pi., serta Bendahara H. Fetris Oktri Hardi, SE, SH, M.Si.
“Rakercab ini bukan hanya soal kewajiban AD/ART, tetapi tentang merumuskan langkah konkret agar Demokrat semakin dekat dengan rakyat, sekaligus membangkitkan semangat baru bagi kader,” ujar Yultekhnil dalam sambutannya.
Ia menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat ranting dan anak ranting. Menurutnya, denyut politik di desa dan kecamatan hanya akan hidup bila akar partai aktif.
Yultekhnil juga mendorong DPC bersinergi dengan pemerintah daerah, mengingat Bupati Pasbar saat ini berasal dari Demokrat.
“Selama program sejalan dengan kepentingan masyarakat, silakan bermitra dengan pemerintah daerah. Ini bentuk nyata kecocokan antara eksekutif dan partai,” tambahnya.
Plt. Ketua DPC Demokrat Pasbar, Eni Kamal, menegaskan Rakercab menjadi agenda strategis untuk memperkuat arah perjuangan partai.
Ia juga menekankan komitmen Demokrat mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto–Wapres Gibran Rakabuming, sekaligus mengawal kepemimpinan Bupati Pasaman Barat.
“Kami ingin memastikan program pemerintah daerah benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Eni.
Namun, pengurus tidak menutup mata pada tantangan. Sekretaris DPC Endra Yama Putra memaparkan data penurunan suara Demokrat pada Pemilu 2024.
Perolehan kursi DPRD Pasbar turun dari enam kursi dengan 28.833 suara pada 2019 menjadi empat kursi dengan 20.525 suara. “Ini sinyal untuk kita semua agar bekerja lebih keras,” tegas Endra.
Rakercab berlanjut dengan diskusi strategi, mulai dari penguatan kaderisasi, peningkatan komunikasi politik, hingga langkah merangkul pemilih muda. Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk menjaga kedekatan partai dengan masyarakat desa.
Menutup kegiatan, jajaran kader menyatakan optimisme. Rakercab 2025 dianggap sebagai titik tolak baru untuk mengembalikan kejayaan Demokrat Pasaman Barat dengan kerja politik yang lebih membumi.(roy)
Editor : Hendra Efison