Ketua Pengurus Masjid Darul Hikmah, MD. Harahap, menyampaikan bahwa proses peresmian berlangsung dengan dukungan penuh masyarakat.
“Antusias warga sangat luar biasa. Dalam persiapan peresmian ini, terkumpul dana sekitar Rp30 juta. Selain itu, banyak masyarakat yang ikut menyumbangkan berbagai kebutuhan acara,” ujar MD. Harahap, Jumat (16/1/2026).
Ia menegaskan bahwa tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa Masjid Darul Hikmah lahir dari kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah terbangun sejak kawasan Perumnas Mega Permai mulai dihuni pada 1990-an.
Kementerian Agama Kota Payakumbuh melalui Humas, Khanafi, menyatakan bahwa peningkatan status ini relevan dengan pertumbuhan penduduk di wilayah tersebut.
“Melihat peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat, keberadaan masjid memang sudah seharusnya diwujudkan. Masjid akan memperkuat pelayanan keagamaan serta pembinaan umat,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Payakumbuh menambahkan bahwa peresmian Darul Hikmah hendaknya memberi dampak sosial yang lebih luas.
“Dengan diresmikannya Darul Hikmah sebagai masjid, yang tumbuh bukan hanya fisik bangunannya, tetapi juga nilai-nilai kebaikan masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Darul Hikmah telah melalui perjalanan panjang. Pada awal 1990-an, warga melaksanakan salat berjamaah secara berpindah dari rumah ke rumah karena keterbatasan sarana ibadah.
Inisiatif tokoh masyarakat seperti Dt Bandaro Mangiang dan Dt Parmato Dirajo kemudian melahirkan pembangunan surau sederhana yang berkembang menjadi mushola.
Selama lebih dari 20 tahun, Mushola Darul Hikmah menjadi pusat ibadah, pengajian, dan pendidikan Al-Qur’an sebelum akhirnya meningkat status menjadi masjid.
Iswarni (58), salah seorang jamaah, mengaku terharu atas peresmian tersebut.
“Dulu kami salat berpindah dari rumah ke rumah. Sekarang sudah memiliki masjid sendiri. Rasanya sangat bangga karena ini hasil kebersamaan kami sejak dulu,” ujarnya.
Dengan status baru sebagai masjid, Darul Hikmah diharapkan terus dimakmurkan dan menjadi pusat penguatan iman, pendidikan agama, dan kebersamaan warga Perumnas Mega Permai.(CR7)
Editor : Hendra Efison