Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan, upaya pembenahan kawasan itu akan tetap dilaksanakan meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran. “Revitalisasi itu menjadi prioritas utama,” ujar Fadly di Padang, Minggu (2/11/2025).
Ia menegaskan, efisiensi tidak akan menghalangi pemerintah daerah untuk terus berbuat bagi masyarakat. Revitalisasi akan difokuskan agar ketiga kawasan tersebut terkoneksi dan nyaman bagi wisatawan.
“Saya ingin nantinya wisatawan bisa berjalan dengan nyaman di tiga titik itu—Pantai Padang, Kota Tua, dan Pasar Raya,” kata Fadly.
Revitalisasi Pasar Raya, termasuk pasar-pasar satelit di sekitarnya, menjadi bagian dari program jangka menengah Pemko Padang.
Pemerintah telah menyiapkan detail engineering design (DED) serta alokasi anggaran untuk peningkatan fasilitas dan penataan fisik pasar.
Selain perbaikan infrastruktur, Pemko juga menargetkan terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkeadilan bagi seluruh pedagang.
Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan Pasar Raya sebagai pusat perekonomian masyarakat Kota Padang.
Menurut Fadly, keberhasilan revitalisasi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan para pedagang. Program ini diyakini dapat menjadi momentum kebangkitan perdagangan rakyat sekaligus penggerak utama ekonomi lokal.
“Kami ingin Pasar Raya kembali menjadi pusat ekonomi yang tertata, maju, dan membanggakan warga Kota Padang,” tutup Fadly Amran.(*)
Editor : Hendra Efison