Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Padang Sukses Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami, Warga Sigap Evakuasi

Randi Zulfahli • Kamis, 6 November 2025 | 06:18 WIB

1.	Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat terkait melakukan evakuasi mandiri ke tempat evakuasi sementara (TES) di Hotel Santika Padang.
1. Wali Kota Padang, Fadly Amran bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat terkait melakukan evakuasi mandiri ke tempat evakuasi sementara (TES) di Hotel Santika Padang.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Padang menggelar Simulasi Gempa dan Tsunami (Tsunami Drill), Rabu (5/11/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di 55 kelurahan itu berlangsung tanpa kendala.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan bahwa kegiatan latihan itu berjalan dengan lancar. Warga memahami apa yang dilakukan ketika gempa dan tsunami terjadi.

“Dua bulan kita persiapkan kegiatan ini, alhamdulillah semua berjalan lancar,” ungkap Fadly Amran di Hotel Santika, Padang, Rabu siang.

Pada simulasi tersebut diskenariokan gempa besar berkekuatan 8,8 SR melanda Kota Padang, Rabu (5/11/2025). Gempa berpusat di Mentawai itu terjadi pukul 10.00 WIB dengan kedalaman 12 Km.

12.	Wali Kota Padang Fadly Amran berkomunikasi dengan sejumlah kepala OPD, camat dan lurah melalui zoom meeting. Ikut hadir menyaksikan Forkopimda Sumbar dan Padang dan sejumlah pihak terkait lainnya.
12. Wali Kota Padang Fadly Amran berkomunikasi dengan sejumlah kepala OPD, camat dan lurah melalui zoom meeting. Ikut hadir menyaksikan Forkopimda Sumbar dan Padang dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Usai gempa mengguncang, Wali Kota Padang Fadly Amran langsung mengontak Pusdalops BPBD Kota Padang. Komunikasi melalui handy talky itu dilakukan setelah Wali Kota Fadly Amran berada di titik kumpul di depan rumah dinasnya.

“Pusdalops, di sini Wali Kota Padang, mohon diinfokan update kejadian gempa barusan,” kata wali kota.

Komunikasi melalui udara itu langsung dijawab Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Albana. Disampaikannya, bahwa gempa yang terjadi cukup kencang dan hingga saat itu masih menunggu update peringatan dini pertama dari BMKG.

“Lapor Bapak Wali Kota, dari info gempa real time yang kita terima, telah terjadi gempa bumi dengan magnitude 8,8 lokasi 3.51 LS, 100.32 BT, (87 KM Tenggara Kepulauan Mentawai Sumbar) dengan kedalaman 12 kilometer, kita masih menunggu update peringatan dini pertama dari BMKG. Mohon arahan Pak, terima kasih,” ujar Albana kepada wali kota.

Anak murid SD menyalami Wali Kota Padang usai pelaksanaan simulasi gempa dan tsunami.
Anak murid SD menyalami Wali Kota Padang usai pelaksanaan simulasi gempa dan tsunami.

Informasi gempa langsung diterima Wali Kota Fadly Amran. Wali Kota meminta Pusdalops tetap memantau dan selalu update kondisi terkini. Melaporkan informasi per-dua menit.

Empat menit kemudian Pusdalops melakukan aktivasi sirene peringatan dini tsunami. Sesuai Perwako Nomor 63 Tahun 2021, Pusdalops kemudian melaporkan aktivasi sirene peringatan dini tsunami kepada wali kota dan warga.

“Izin Pak Wali Kota, kami barusan melakukan aktivasi sirene peringatan dini tsunami dan masih berlangsung. Sirene akan kami hidupkan selama satu menit. Mohon arahan selanjutnya, terimakasih,” ujar Albana.

“Lanjutkan Pusdalops. Selalu pantau dan mohon update informasi terkini per-dua menit,” jawab Fadly Amran.

Ketika sirene tanda gempa dibunyikan, warga terutama di zona merah tsunami berlari ke titik kumpul.

Empat menit setelahnya, terdengar sirene tsunami. Warga berjalan cepat menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES), seperti di shelter maupun gedung bertingkat. “Warga sudah memahami apa yang dilakukan ketika terjadi bencana,” ungkap Fadly.

Simulasi gempa dan tsunami berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Warga kemudian kembali beraktifitas seperti sediakala. (*/adv)

Editor : Eri Mardinal
#Tsunami drill padang #Diskominfo Padang #simulasi gempa #simulasi tsunami