Sebanyak 50 perusahaan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, menawarkan lebih dari 1.440 lowongan kerja yang mencakup berbagai bidang, mulai dari perbankan, ritel, jasa, manufaktur, hingga teknologi informasi.
Salah satu pencari kerja, Rahmi, 25, lulusan salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Padang, mengaku datang sejak pukul 08.00 WIB.
”Saya sudah lulus setahun lalu, dan ini kesempatan besar. Saya lihat ada lowongan di bidang administrasi dan marketing. Semoga bisa diterima kerja,” ujarnya sambil tersenyum optimis.
Sementara itu, Hidayat, 27, pencari kerja asal Kecamatan Kuranji, mengaku terkesan dengan banyaknya perusahaan yang membuka rekrutmen langsung.
”Biasanya kita harus kirim lamaran online dan menunggu lama. Di sini bisa langsung ketemu pihak perusahaan dan tahu kebutuhan mereka secara langsung,” tuturnya.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran di kota tersebut.
”Job fair ini kita rancang sebagai jembatan antara perusahaan dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan,” ujar Fadly Amran.
Job Fair Padang 2025 dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Ia berharap kegiatan ini mampu memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran di Kota Padang.
Fadly Amran menegaskan, angka pengangguran di Kota Padang telah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2023 lalu, dan pada tahun ini telah turun 9%.
”Dalam dua tahun terakhir kita telah menurunkan angka pengangguran 4%, dalam lima tahun paling tidak kita akan turunkan 1% per tahun,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, iklim investasi di Kota Padang saat ini tumbuh cukup baik dibandingkan dengan target provinsi.
”Di keadaan provinsi, kita cukup baik di angka 4,65 %, sedikit di bawah nasional. Namun target kami beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan kita bisa melebihi angka pertumbuhan nasional,” katanya.
Kepala Disnakerin Kota Padang Ferry Ervian Rinaldy menambahkan, Job Fair 2025 ini diikuti oleh 50 perusahaan dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dari berbagai sektor industri, seperti manufaktur, perdagangan, jasa, pariwisata, kesehatan, hingga ekonomi kreatif.
”Total lowongan kerja yang dibuka sekitar 1.400 posisi untuk lulusan SMA/SMK, Diploma, maupun Sarjana. Hingga saat ini, sebanyak 1.042 orang telah terdaftar melalui aplikasi Padang Mobile sebagai pencari kerja yang mengikuti kegiatan ini,” terangnya. (*/adv)
Editor : Eri Mardinal