Kunjungan pada Minggu, 14 Januari 2024 itu bertujuan untuk mensosialisasikan daya tarik interpersonal pada anak-anak panti asuhan. Selain itu sosialisasi ini juga sebagai pemenuhan tugas akhir mata kuliah psikologi sosial yang diberikan oleh dosen Ifani Candra SPsi MM MPsi.
Kegiatan ini di ikuti oleh 30 anak panti yang terdiri dari anak sekolah dasar hingga Sekolah menengah atas. Anak anak dari panti asuhan khusus anak Mentawai ini tidak hanya dari daerah Mentawai tetapi ada juga yang dari luar Mentawai seperti pesisir selatan. Bahasa dan budaya yang berbeda membuat mereka belajar budaya dari luar daerah mereka sendiri.
Sosialisasi ini bertujuan agar anak-anak tersebut mengerti apa itu daya tarik interpersonal khususnya pada anak remaja di panti tersebut.
Oleh karena itu menurut kelompok 6 yang memegang tema daya tarik interpersonal merasa sosialisasi ini cocok dilakukan pada panti asuhan khusus anak Mentawai, karena panti asuhan tersebut memiliki anak asuh laki-laki dan perempuan serta yang sudah menginjak masa remaja.
Membahas mengenai tingkat komunikasi pada anak-anak di panti asuhan khusus anak Mentawai ini masih kurang, seperti anak anak pada umumnya yang masih belum percaya diri untuk berbicara di depan banyak orang. Interaksi antar perempuan dan laki-laki cukup baik.
Daya tarik interpersonal sendiri juga sangat mempengaruhi anak dalam berkomunikasi pada sesama teman, dan orang tua dengan lebih baik, dengan adanya latar belakang yang sangat berbeda-beda seperti bahasa, budaya dan kebiasaan lainnya.
"Bercampur-campur ini sudah izin dari dinas sosial, tujuannya supaya anak anak ini mengerti bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa minang," ujar ibu panti asuhan.
Daya tarik interpersonal itu sendiri adalah kecenderungan untuk menilai seseorang atau suatu kelompok secara positif untuk mendekatinya dan untuk berprilaku secara positif kepadanya (Bringham,1993).
Salah satu dari kelompok 6 bertanya kepada sekretaris panti asuhan mengenai kendala yang di hadapi pengurus panti "kendalanya rata-rata mereka tidak sekampung jadi bahasa kita ajarkan dulu, pergaulan mereka baru datang aja langsung manjat pohon tetangga juga ada, ini kan kota, kita juga sudah tau karakter orang mentawai seperti apa," ujar Kak Lala selaku sekretaris panti asuhan.
Pada kegiatan ini selain mensosialisasikan daya tarik interpersonal yang berfokus pada meningkatkan komunikasi dengan baik pada anak panti asuhan sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang ada pada diri mereka, juga diadakan sejumlah game dan kuis untuk membuat suasana lebih nyaman dan tidak monoton.
Kelompok 6 juga memberikan sedikit rezeki kepada anak panti seperti snack, memberi waktu istirahat kepada anak panti agar sehingga anak anak dapat fokus kembali kepada kegiatan yang sedang berlangsung. Tidak lupa kelompok menyerahkan sejumlah sembako kepada panti asuhan khusus anak Mentawai atas rasa Terimakasih telah menerima kelompok 6 untuk bersosialisasi di panti asuhan khusus anak Mentawai Purus dengan baik dan ramah.(*) Editor : Hendra Efison