Kegiatan yang digelar tersebut menghadirkan pembekalan literasi yang disampaikan oleh Redaktur Padang Ekspres, Zulkarnaini, serta Hendri Saputra dari Padang TV. Kedua pemateri memberikan penjelasan tentang proses kerja media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, baik melalui media cetak maupun televisi.
Kepala SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh, Ersis Warman menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program literasi sekolah. Kegiatan tersebut juga dikaitkan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII, khususnya materi berita dan laporan hasil observasi.
“Kami mengagendakan kunjungan studi budaya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII dengan materi berita dan laporan hasil observasi. Tujuannya adalah memberikan pengalaman langsung, mengembangkan wawasan, dan memperluas pengetahuan peserta didik tentang media massa, khususnya media cetak dan televisi,” ungkap Ersis.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik di lapangan.
“Dengan berada di lokasi, para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menimba ilmu langsung dari tempat yang memproses berita. Kegiatan ini juga membangun keterampilan profesional sehingga anak-anak menjadi penggerak dalam menumbuhkan budaya literasi di sekolah,” ujarnya.
Ersis menuturkan, kunjungan ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan sekolahnya ke Graha Pena Padang. Ia memastikan agenda serupa akan terus digelar di masa mendatang.
Selain itu, ia juga mengapresiasi keberadaan Halaman Guru di Padang Ekspres yang menjadi salah satu rubrik unggulan. Menurutnya, rubrik tersebut sangat tepat sebagai wadah bagi para pendidik dan pegiat literasi.
“Kami juga akan menindaklanjuti untuk adanya satu halaman khusus bagi SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh, yang akan menampung tulisan maupun pesan-pesan siswa layaknya Halaman Guru yang ada saat ini,” jelasnya.
Sementara itu, Redaktur Padang Ekspres, Zulkarnaini, menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran siswa SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh ke Graha Pena Padang merupakan langkah positif dalam memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi karena Padang Ekspres dijadikan sebagai acuan dalam memperkuat literasi di kalangan siswa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi literasi di Payakumbuh yang dinilainya masih cukup baik. “Pembaca koran di Kota Payakumbuh masih terbilang tinggi. Bahkan, Padang Ekspres menjadikan Payakumbuh sebagai salah satu acuan terkait jumlah pembaca,” tambahnya.
Lebih jauh, Zulkarnaini berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada kunjungan semata. Ia ingin para siswa dapat menjadi pelopor dalam menjaga minat baca dan mengembangkan literasi di Payakumbuh.
“Kami berharap siswa dan siswi SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh nantinya bisa menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya. (yud)
Editor : Adetio Purtama